Melakoni laga kandang usiran pertama kontra Persiba Balikpapan (25/9) pada lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, kans Borneo FC Samarinda memetik tiga poin cukup berat.


Mental calon lawan tengah naik setelah menumbangkan perlawanan Semen Padang satu gol tanpa balas dua hari lalu. Ambisi Borneo membalas kekalahan 2-3 di Stadion Parikesit, Balikpapan, pada putaran pertama pun akan begitu menantang.


Sementara laga kandang usiran berikutnya kontra Persib, Pesut Etam punya ambisi lebih serius. Mampu menahan imbang Maung Bandung 2-2 di putaran pertama, Lerby Eliandry dan kawan-kawan ditargetkan bisa memetik tiga poin. "Dua laga kandang usiran, manajemen tetap ingin tim bisa raih poin maksimal. Terutama lawan Persib," yakin Farid.


Adapun dipilihnya Stadion Mulawarman sebagai kandang sementara Borneo sudah kian matang. Farid memastikan Borneo telah mendapatkan izin PT Pupuk Kaltim (PKT) sebagai pemilik arena. "Semua sudah disetujui pihak PT PKT. Awalnya, memang secara lisan. Setelah itu, kami buatkan surat secara resmi," terang Farid.


Meski empat tahun absen menggelar laga kompetisi kelas wahid, kelayakan Stadion Mulawarman dinilai tidak berkurang. Kondisi tersebut tak lepas dari kebijakan PT PKT yang terus memberikan perawatan.


Setelah Bontang FC dihukum turun kasta ke divisi amatir akibat pengaturan skor pada 2013 lalu, Mulawarman praktis tanpa penghuni. Jarang tersaji pertandingan rutin sepak bola nasional, stadion yang terletak di tengah kota Bontang itu hanya menjadi tempat latihan sekolah sepak bola (SSB) dan sesekali turnamen lokal. Paling banter gelaran Liga Nusantara.


“Perawatan terus dijalankan. Lebih baik seperti itu daripada dibiarkan karena stadion termasuk investasi,” kata Kabag Eksternal Departemen Humas PT Pupuk Kaltim, Ramli, ditemui kemarin (22/9).


Pengelola stadion, sebutnya, menyambut baik keinginan Borneo berkandang sementara di venue tersebut. Untuk kelas Liga 1, Stadion Mulawarman disebut tak kalah representatif dibandingkan stadion Kaltim lainnya.


Terkait biaya sewa, Ramli menyebut, bergantung pada waktu pelaksanaan. Sehari, penggunaan stadion dipatok Rp 17,5 juta. Sementara malam hari Rp 22,5 juta. “Sistemnya sewa sehari. Termasuk nanti saat latihan (uji coba lapangan),” tandasnya.


Sementara itu, skuad Pesut Etam tiba di Bontang pada Sabtu (23/9) siang. Sebanyak 20 pemain diboyong ke Kota Taman. Setibanya di Kota Taman, anak asuh Iwan Setiawan langsung menjajal Stadion Mulawarman untuk berlatih. (ABI/KOK)