Borneo FC Samarinda kembali mendapat ujian. Kali ini ujian menimpa tim berjulukan Pesut Etam itu jelang laga kontra Barito Putra. Borneo FC tak bisa didampingi pelatih Iwan Setiawan pada laga Derby Papadaan.


Pasalnya Iwan Setiawan diatuhi hukuman larangan mendampingi timnya dalam dua laga ke depan. Hukuman tersebut mulai berlaku saat Borneo FC melawan Barito Putra di Stadion 17 Mei, Banjarmasin dan PSM Makassar, 8 Oktober mendatang di Samarinda.


Hukuman tersebut merupakan imbas dari perkataan Iwan yang menyebut menkritik keras PT Liga Indonesia Baru usai laga kontra Bhayangkara FC, (20/9) lalu. Selain sanksi larangan mendampingi tim di pinggir lapangan, Iwan juga dikenakan denda sebesar Rp 10 juta.


Head Media Officer Borneo FC, Abe Hedly membenarkan kabar tersebut. Selama menjalani sanksi, timnya akan didampingi asisten pelatih Ahmad Amiruddin. "Benar, coach Iwan terkena sanksi, jadi sementara yang mendampingi tim disisi lapangan adalah coach Amir," ucapnya.


Tanpa Iwan, Borneo FC akan tetap berusaha tampil maksimal melawan Barito Putra. Pesut Etam tetap menargetkan 3 poin agar bisa menggeser Barito di peringkat 8 klasemen sementara Liga 1.


Disisi lain, ini adalah kali kesekian bagi Ahmad Amiruddin mendampingi tim dipinggir lapangan. Beberapa bulan lalu, saat era Dragan Djukanovic, ia juga pernah merasakan kondisi serupa. Salahsatunya saat menahan imbang Persib Bandung 2-2 di Stadion Gelora Lautan Api, Bandung.


Bagusnya, dalam dua laga tersebut, tak sekalipun Borneo FC Samarinda takluk atas lawannya. "Semua keputusan tetap dari pelatih kepala. Ketika saya diberikan amanat, saya akan menjalankan dengan sungguh-sungguh. Dan insyaallah hasilnya positif," sahut Ahmad Amiruddin. (DMZ/KOK)