Hasil buruk kembali ditorehkan Borneo FC menantang Barito Putera di Stadion 17 Mei, kemarin (1/10). Sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dulu di awal babak kedua, tim beralias Pesut Etam tak mampu terhindar dari kekalahan 1-2. Niatan mencuri poin dan menangkis ambisi balas dendam Laskar Antasari pun gagal total.


Sebenarnya, gaya permainan Borneo FC cukup bagus. Terutama di babak pertama. Serangkaian peluang berhasil diciptakan namun gagal berbuah gol. Rapatnya pertahanan Pesut Etam juga ciamik membendung tiap serangan tuan rumah.


Namun di babak kedua, Barito Putera berhasil tampil mengejutkan. Belum genap semenit laga berjalan, Douglas Packer berhasil membuka keran gol memanfaatkan bola rebound Willian Lira.


Posisi tertinggal membuat kubu tamu bereaksi. Kunihiro Yamashita sempat menyamakan kedudukan lewat sundulan menyambut umpan sepak pojok menit ke-57.


Sayang, laga yang sisa sepuluh menit berakhir di waktu normal ‎berujung petaka. Bermula dari pelanggaran Asri Akbar yang tak sengaja menyentuh bola tipis di luar kotak penalti. Rizky Pora yang menjadi eksekutor sepakan bebas mampu mengarahkan bola secara akurat di pojok kanan gawang Muhammad Ridho. Keunggulan 2-1 bagi Barito Putera berakhir hingga pluit panjang ditiupkan wasit Asep Yandis.


Dengan hasil ini, Borneo FC Samarinda untuk sementara terlempar dari 10 besar klasemen sementara. Tim besutan Iwan Setiawan ini masih bisa kembali merangsek ke jajaran papan tengah, asal pada pertandingan berikutnya mampu meraih kemenangan. Terlebih jumlah bertanding skuad Pesut Etam satu kali lebih sedikit dibanding lawan-lawannya. Dilaga berikutnya, Borneo FC akan menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri Samarinda, 8 Oktober 2017 mendatang. (ABI/KOK)