Kalah dari Barito Putera, asisten pelatih Borneo FC Samarinda, Ahmad Amiruddin, tetap mengapresiasi positif kinerja anak asuhannya.


Menggantikan posisi sementara Iwan Setiawan yang terkena sanksi dua laga, dia menganggap kerja keras Lerby Eliandry dan kawan-kawan sudah maksimal.


"Sebelumnya saya ucapkan selamat untuk Barito Putera. Pertandingan sangat bagus dengan banyak duel serta kans mencetak gol. Kalah atau menang biasa dalam sepak bola. Saya tetap salut sama pemain," ujar Amir, sapaannya.


Bermain bagus meski kalah, Amir menyebutkan bakal ada evaluasi dari tim pelatih. Terutama di sektor depan yang lagi-lagi kurang bisa memaksimalkan banyak peluang menjadi gol. "Tidak hanya sektor depan. Kami akan perbaiki pertahanan juga. Kebobolan dua gol merupakan angka yang tidak sedikit," jelasnya.


Sementara bagi kiper Borneo FC Muhammad Ridho, dia lebih memilih mengajak rekan-rekannya untuk bangkit dan fokus ke laga berikutnya. Terutama untuk penyelesaian akhir yang tampak buntu. "Saya senang pemain yang tampil penuh bermain maksimal. Kekalahan tidak boleh diratapi. Evaluasi lebih penting," kata Ridho.


Terpisah, Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin juga menilai perjuangan tim layak mendapat apresiasi. Apalagi bertanding di tengah derasnya guyuran hujan membuat rasa lelah menjadi dobel. "Tetap semangat Pesut Etam. Urusan hasil itu belakangan. Ambil berkah dari laga hari ini (kemarin) dan tetap semangat," ujar Nabil.


Setelah menantang Barito Putera, skuad Pesut Etam langsung bertolak menuju Samarinda hari ini (2/10). Asri Akbar cs kembali bersiap menjamu PSM Makassar (8/10). (ABI/KOK)