Sempat direncanakan menjamu PSM Makassar (8/10) di Bontang, Borneo FC Samarinda mendapat kabar dari operator liga jika laga bisa digeber di Stadion Segiri. Kebijakan itu dimaksudkan jika sanksi laga kandang usiran hanya berlaku saat menjamu Persib Bandung.


Semula, jadwal Pesut Etam ialah menantang Persib (4/10). Namun agenda ditunda karena tidak ada kejelasan lanjutan dari operator liga. Walhasil, Lerby Eliandry cs langsung menantang PSM sesuai kalender pertandingan yang telah disusun.


"Kami tidak mendapat keputusan resmi dari operator liga terkait laga lawan Persib. Kabar terakhir memang ditunda lagi," jelas Sekretaris Borneo FC, Ridhotya Warman.


Meski harus menunda laga kontra Persib, pertandingan itu tetap berstatus kandang usiran. Sembari menunggu kepastian jadwal, sisa pertandingan home Pesut Etam lainnya boleh memakai Stadion Segiri dan dihadiri penonton.


"Kabar baiknya Borneo FC bisa pakai Stadion Segiri lagi. Penonton juga boleh datang. Tapi tidak lawan Persib musim ini," kata Ridho, sapaannya.


Manajemen Pesut Etam disebutkan Ridho mulai berbenah kembali mempersolek Stadion Segiri. Mulai dari pemotongan rumput dan mengontrol kesiapan venue berjuluk Theatre Off Hell itu. Terakhir kali Stadion Segiri dipakai saat Borneo FC U-19 menjamu Persiba Balikpapan U-19 (29/9).


Bisa kembali memakai Stadion Segiri jadi anugerah besar bagi kelompok suporter Pusamania. Hendrik selaku Dirigen Pasukan Oranye antusias bersorak mendukung Borneo FC yang sebelumnya bermain di kandang jauh di Bontang.


"Pusamania siap mengoranyekan Stadion Segiri. Jujur kami rindu pahlawan kami berlaga di kandang sendiri," pungkasnya. (ABI/KOK)