Pesut Etam Junior yang bertandang ke kandang Perseru Serui U-19 akhirnya harus mengalami kekalahan perdana di ajang Liga 1 U-19. Skuat Pesut Muda harus takluk dari tuan rumah dengan skor 2-1, Rabu (4/10) sore, setelah sebelumnya tak terkalahkan di delapan pertandingan.


Dua gol cepat yang dibuat pemain Perseru membuat mental pemain anak asuhan dari pelatih Basri Badusallam menurun.


Hal ini terlihat dari permainan Borneo FC Junior yang tak berkembang dan banyak kesalahan mendasar yang dilakukan punggawa Pesut Etam di interval babak pertama dan dimanfaatkann oleh kubu tuan rumah untuk terus menyerang pertahanan Borneo FC U-19.


Usai turun minum, Borneo Junior justru tampil lebih spartan, sejumlah peluang berhasil dihasilkan oleh para pemain namun belum mampu berbuah gol hingga akhirnya Dody Alfayed berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit 72. Shooting kerasnya dari sisi kanan tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Perseru.


Masih tertinggal 2-1 Pesut Junior tampil lebih menyerang lagi. Peluang emas berhasil di dapat pada menit 88 saat Andrian Khoirul sudah berhadapan 1 on 1 dengan penjaga gawang Perseru, namun sayang bola mampu dihalau.


Hingga wasit Ali Mustofa asal Denpasar meniup pluit panjaang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-2 tetap bertahan. Seusai laga, dalam sesi press conference, asisten pelatih Borneo FC U-19, Febi Aji mengungkapkan bahwa timnya kecolongan dua gol cepat dari Perseru U-19.


"Kami akan melakukan evaluasi dari hasil pertandingan ini dan semoga kedepannya bisa lebih baik lagi," pungkas pria berusia 26 tahun tersebut.


Habibi yang mewakili pemain juga menuturkan, "Hasil ini menjadi pelajaran bagi tim kami untuk mengetahui apa kekurangan dari kami agar kedepannya bisa tampil lebih baik," ucapnya. (OZAN/KOK)