Kemenangan yang didapat Borneo FC Samarinda menjamu PSM Makassar dua hari lalu memakan korban. Wahyudi "Tole" Hamisi mengalami cedera engkel. Pemain 20 tahun itu diragukan tampil memperkuat Pesut Etam kontra Madura United (13/10).


Asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin menuturkan, tim pelatih masih melihat kondisi dan kesiapan Tole. Bila ada kemungkinan pulih dalam waktu cepat, bukan tidak mungkin diikutsertakan ke Surabaya besok (11/10). "Saya akan konsultasikan dengan tim kesehatan kami. Jika memang mampu akan dibawa," ujar Amir, sapaannya.


Sebenarnya Tole memulai laga kontra PSM sebagai pengganti menit ke-78. Dia memulai laga dalam kondisi fit. Namun karena kerasnya pertandingan membuatnya harus menahan sakit jelang bubaran.


Fisioterapis Borneo FC Lutfinanda Amary Septiandi menuturkan, Tole mendapat masalah cukup serius di engkel. Penyebabnya karena terkilir saat melakukan lari dengan kecepatan tinggi. "Tole main di babak kedua. Staminanya masih sangat baik untuk melakukan lari mengejar bola. Tapi disayangkan engkelnya terkilir," ucap Lutfi, sapaannya.


Ditambahkan Lutfi, dirinya bakal melakukan observasi selama tiga hari. Melihat bengkak yang cukup besar di engkel Tole, dia menyarankan agar betis yang cedera tidak menjadi tumpuan. "Harus dikompres es rutin. Minimal per 15 menit setiap sesi," ujar Lutfi.


Perkiraan Lutfi, proses pemulihan bisa memakan waktu hingga dua pekan. Walhasil, dia memastikan jika Tole kemungkinan besar bakal absen lawan Madura. "Hanya Tole yang cedera dan sedang masa pemulihan. Selebihnya pemain lain sangat fit dan siap bertanding," pungkas Lutfi. (ARIB/KOK)