Sosok paling berpengaruh dalam hasil positif yang diraih Borneo FC Samarinda dalam beberapa laga terakhir, adalah Sultan Samma. Pemain bernomor punggung 22 itu kembali tampil sebagai starter, akselerasinya sulit dihentikan lawan.


Dia pun menjadi salah satu aktor penting dibalik terciptanya gol balasan ke gawang Madura United. "Sultan pemain top. Kami Borneo FC sangat beruntung memiliki pemain seperti Sultan yang tidak banyak bicara. Tapi sangat bagus ketika latihan dan bertanding," puji Amir.


Sanjungan turut terlontar dari presiden klub Nabil Husein Said Amin. Menurutnya, kualitas Sultan tidak perlu diragukan. "Tim pelatih sudah paham kapan Sultan harus main," ucap Nabil.


Ditambahkan pria berdarah Arab itu, dia mengapresiasi formasi dan skema permainan yang diusung tim. Menurutnya bukan hal mudah mengambil risiko menurunkan Firdaus yang berposisi asli sebagai bek menjadi gelandang. "Dengan waktu singkat, ini keputusan berani dan penuh risiko. Tapi Firdaus main bagus. Semua pemain sebenarnya sudah bekerja sangat keras," tuturnya.


Wajar bila Nabil memberikan apresiasi khusus. Sebab, dia paham bagaimana kekuatan Madura United yang terbilang luar biasa. Kondisi pemain juga cukup lelah karena perjalanan yang cukup jauh ke Pamekasan.


Satu poin yang dipetik Pesut Etam mampu mendongkrak posisi ke peringkat sembilan dengan torehan 40 poin. Sementara Madura United diurutan ketiga mengoleksi 53 poin. Setelah laga melawan Madura United, skuad Borneo FC langsung mudik ke Samarinda. Mereka bakal menjamu Persela Lamongan, Kamis (19/10). (RIB/KOK)