Persiapan menghadapi pekan ke-30, Borneo FC Samarinda mengejar proses penyembuhan Dinan Javier dan Wahyudi "Tole" Hamisi.


Kedua pemain muda Pesut Etam itu masing-masing mengalami cedera ringan namun kemungkinan absen kontra Persela Lamongan, Kamis (19/10).


Fisioterapis Borneo FC Lutfinanda Amary Septiandi menuturkan, peluang Tole dan Dinan untuk tampil hanya 50 persen. Pasalnya, kondisi kedua pemain masih dalam tahap penguatan. "Masih dilihat perkembangannya sambil diterapi," ujar Lutfi, sapaannya.


Dinan yang mengalami masalah di area lutut rutin melakoni terapi air. Sedangkan Tole sudah bisa melakukan joging setelah sempat terkilir saat melawan PSM Makassar (8/10).


Kesempatan kedua pemain bergabung bersama tim harus menunggu hingga uji coba lapangan, yakni sehari sebelum bertanding. Bila dalam kondisi siap, Lutfi bakal memberi rekomendasi bisa bermain. "Tapi saya akan lakukan tes kemampuan. Jika lulus baru boleh bergabung," jelasnya.


Tes yang diberikan Lutfi berupa ketahanan stamina dengan berlari cepat. Akurasi umpan dengan melakukan operan dekat dan jauh. Serta melompat untuk menyundul bola. Teknik mengontrol bola juga jadi salah satu elemen uji. Khusus Tole, pemain jebolan Borneo FC U-21 itu tidak membuat efek kejut akan cedera.


Sebab, beberapa pemain lain yang membela tim di Piala Presiden 2017 juga rentan cedera. "Kebanyakan pemain yang cedera sejauh ini memang yang jarang ikut turnamen pra-musim. Jadi mereka harus lebih intens menjaga kondisi masing-masing," pungkas Lutfi. (RIB/KOK)