Menjadi satu-satunya wakil Kaltim yang lolos ke babak delapan besar Liga U-19 Indonesia 2017, Borneo FC Samarinda U-19 kembali tampil mengejutkan dengan menumpaskan perlawanan Bhayangkara FC U-19.


Berstatus jawara Grup C di babak penyisihan, tim berjuluk Pesut Junir menekuk tim lawan dua gol tanpa balas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (18/10).

‎Bertanding di tempat netral, kedua tim sama-sama berburu kemenangan. Laga pun harus berjalan alot di babak pertama yang berujung tanpa gol. Pelatih Borneo FC U-19 Ricky Nelson menuturkan, anak asuhannya sedikit grogi di babak pertama. Walhasil, penampilan terkesan tidak menarik ditonton.


Bermain monoton tanpa serangan berarti di babak pertama, Ricky melakukan beberapa pergantian. Hasilnya terbukti jitu. Teuku Noer Fadhil yang masuk di sebagai pengganti sukses bikin gol di menit 51' dan 70'. Keunggulan tersebut bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit Muhammad Irham asal Jogjakarta.


"Sebelumnya saya apresiasi khusus kinerja seluruh pemain. Terutama di babak kedua semua tampil penuh percaya diri untuk ambil tiga poin," ucap Ricky.


Kemenangan atas Bhayangkara FC U-19 disebutkan Ricky menambah mental anak asuhannya. Laga berikutnya mereka menantang Persela Lamongan U-19 (21/10) di tempat yang sama. "Kami harus menang lagi dari Persela U-19 kalau mau tenang di laga terakhir. Tentu dengan banyak gol agar bisa finis sebagai juara Grup A," papar Ricky.


Di klasemen, Bali United U-19 berada di peringkat pertama dengan poin tiga setelah mengandaskan perlawanan Persela U-19 4-2. Kalah produktivitas gol, Borneo FC U-19 sementara harus puas di peringkat kedua. "Kami belum aman. Masih ada banyak laga untuk dimenangkan agar bisa jadi juara," yakinnya.


Terpisah, Teuku yang berhasil mencetak dua gol ke gawang Bhayangkara FC U-19 tidak henti mengucap syukur. Selain itu, dua golnya dipersembahkan untuk masyarakat Samarinda dan secara khusus untuk almarhum Choirul Huda.


"Saya sebagai pemain sangat kehilangan sosok panutan seperti senior saya Choirul Huda. Semoga kami terus dalam naungan tren positif hingga ke final dan menjadi juara. Mohon doanya," pungkas pemain asal Banda Aceh itu. (ABI)