Niat Borneo FC Samarinda U-19 melenggang ke semifinal Liga U-19 nyaris pupus. Tim beralias Pesut Junior ditekuk Bali United U-19 2-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, kemarin (24/10). Beruntung di laga lain Bhayangkara FC U-19 dan Persela Lamongan U-19 hanya bermain imbang 2-2.


Tiga gol Bali United dicetak Made Juli pada menit ke-61 dan Aji Kusuma menit ke-7 dan 9.‎ Sementara gol balasan Pesut Etam dilesatkan Habibi pada menit ke-53' serta Iftiqar Rizal pada menit ke-70. Menorehkan empat poin, Pesut Junior berhak lolos ke semifinal dengan status runner-up. Tepat di bawah Bali United U-19 dengan poin tujuh.


Meski lolos ke semifinal, kekalahan kontra Bali United U-19 jadi tamparan keras bagi Pesut Etam. Bahkan di babak pertama, mereka lebih dulu kebobolan dua gol. "Di dua laga terakhir kami memulai pertandingan dengan sangat buruk. Banyak faktor jadi penyebab. Salah satunya stamina pemain karena jarak pertandingan yang mepet," ucap Ricky Nelson selaku pelatih Borneo FC U-19.

Segudang pekerjaan rumah (PR) telah menanti Ricky jelang babak semifinal. Dia menegaskan kesalahan terutama di babak awal tak boleh lagi terjadi. Sebab lengah sedikit, timnya bisa saja celaka. "Mental anak-anak juga perlu kami kembalikan. Bagaimana pun kekalahan ini (kemarin) jadi pelajaran berharga. Kembali fokus pada target untuk menjadi juara," tegasnya.

Senada, striker Pesut Junior Bayu Alfarizi mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit dan melupakan kekalahan. Pasalnya, laga berikutnya bakal lebih berat jika dilalui dengan penuh ratapan.

"Kami sebagai pemain tidak boleh santai-santai. Evaluasi di latihan dan kembali berjuang maksimal di semifinal. Mohon doanya," pungkas Bayu. (RIB/KOK)