Gol terakhir Borneo FC Samarinda pada menit 80 saat melawan Mitra Kukar yang dicetak oleh pemain muda berumur 19 tahun, Riswan Yuswan, masih berasa hingga saat ini.


Pemain asal Tulehu, Maluku itu begitu senang bisa menciptakan gol keduanya di karir profesional saat ia bermain sepak bola. Gol yang ia ciptakan pun dipersembahkan untuk keluarga yang selama ini terus mendukungnya.


Selama bermain di Borneo FC, pemain ini di awal musim kerap tampil sebagai starter, tapi hal itu karena adanya regulasi liga yang wajib memainkan 3 pemain di bawah umur 23 tahun. Ia pun sempat menjadi andalan di sayap kiri bersama Terens Puhiri di sayap kanan.


Setelah regulasi dihapus, ia malah jarang dipasang, bahkan masuk line up juga jarang didapati. Tapi tadi malam, ia masuk di menit 76 menggantikan Sultan Samma. Kepercayaan itu dijawabnya dengan satu gol yang jadi gol penutupan bagi Pesut Etam. "Saya sangat bersyukur atas hasil dan gol yang saya ciptakan dan semua ini berkat kerja sama teman-teman satu tim," ujarnya.


Untuk gol yang kedua yang diciptakan selama ini, secara khusus ia persembahkan untuk orang tua yang sedang berada di kampung halaman. Apalagi ia selalu memberitahukan jika laga Borneo FC ditayangkan langsung. "Tentu untuk keluarga, terutama kepada mama yang selalu suport saya. Memang keluarga selalu menonton jika ditayangkan langsung," tuturnya. (HFZ/KOK)