Mengoleksi kartu merah menantang Mitra Kukar tiga hari lalu, skuad Borneo FC Samarinda terpaksa memarkir pemainnya Firdaus Ramadhan dan Shane Smeltz. Kedua pemain tersebut absen menjamu Persija Jakarta di Stadion Segiri, Sabtu (28/10).


Firdaus diusir wasit Jerry Elly menit ke-60 dan Smeltz (91'). Absennya kedua pemain ini cukup disayangkan karena dianggap memiliki peran penting di beberapa laga terakhir Pesut Etam.


"Smeltz dan Firdaus selalu masuk line up, baik inti maupun cadangan. Cukup merugikan tim dengan kartu merah yang didapat keduanya," ujar Ahmad Amiruddin, asisten pelatih Borneo FC.


Pria yang akrab disapa Amir itu menambahkan, tanpa Firdaus timnya tetap memiliki banyak stok gelandang bagus. Namun miskin di sektor belakang bila Leonard Tupamahu, Matheus Lopes, dan Kunihiro Yamashita tampil bersamaan. "Firdaus bisa tampil di banyak posisi. Perannya musim ini bagus dan fleksibel," terang Amir.


Sementara di lini depan, absennya Smeltz memaksa Lerby harus berjuang sendirian. Sosok kedua pemain yang bertipikal striker murni, membuat salah satunya kerap bergantian dipasang sebagai starter. Namun opsi untuk menurunkan bersamaan kontra Persija dipastikan mustahil.


"Smeltz dengan statusnya sebagai pemain asing sebenarnya bisa membuat lawan takut. Tapi bagaimana pun, kami harus tetap memaksimalkan pemain yang ada. Tiga poin wajib didapat," imbuh Amir.


Meski tanpa Smeltz dan Firdaus, Pesut Etam masih sangat percaya diri menjamu Persija. Di empat laga terakhir, Borneo FC berhasil menuai hasil positif tanpa kekalahan sekali pun. "Mental anak-anak sedang bagus. Kami manfaatkan momen ini untuk kembali dapat hasil bagus. Apalagi laga nanti main dikandang," pungkasnya (RIB/KOK)