Memerlukan stamina yang cukup untuk meladeni jamuan Perseru Serui di pekan ke-32, Borneo FC Samarinda giat melakukan latihan jelang tur Papua. Tiada waktu untuk bersantai, Lerby Eliandry dan kawan-kawan rutin setiap hari berlatih di Stadion Segiri, Samarinda.


Setelah dibekuk Persija Jakarta 1-2 di laga terakhir, tim pelatih melakukan evaluasi ketat. Salah satunya meningkatkan konsentrasi pemain lewat latihan yang tiap hari digiatkan.


"Jelas ada evaluasi. Mulai dari stamina hingga disiplin bermain. Anak-anak lengah di 15 menit akhir pertandingan dan itu jadi bahan evaluasi saya," ujar Iwan Setiawan, pelatih Borneo FC.


Iwan cukup menyayangkan kekalahan yang terjadi di Segiri. Imbasnya, kesiapan tim kembali dimatangkan. Kontra Perseru, kehilangan tiga poin wajib dibayar tuntas. "Mau tidak mau, kami harus bisa dapat poin di Serui. Kalau bisa menang lebih bagus," sebut Iwan.


Setelah melakukan latihan pagi kemarin, skuad Pesut Etam kembali menjajal rumput lapangan Stadion Segiri, nanti sore (31/10). Iwan menjadwalkan timnya berangkat ke Serui tiga atau dua hari sebelum bertanding.


Ditambahkan Iwan, skuadnya bakal kembali lebih komplet setelah Shane Smeltz dan Firdaus Ramadhan terbebas dari hukuman akumulasi kartu. Tidak hanya di sektor pertahanan, lini depan bakal lebih bervariasi.


Absennya Diego tak lantas menyurutkan semangat tim. Beberapa nama siap jadi opsi seperti Leonard Tupamahu, Ricky Ohorella, Arthur Irawan dan Zulvin Zamrun. "Mental anak-anak juga sudah bagus. Kami bisa turun dengan skuad lebih komplet di Serui. Hanya minus Diego Michiels," terang Iwan.(RIB) (RIB/KOK)