Jelang tutup musim, Borneo FC Samarinda masih memiliki tiga laga. Seluruh pertandingan bakal digeber awal November dengan durasi sepekan.


Harus main tiga kali dalam kurun waktu sepekan, stamina pemain bakal diuji. Terutama di laga terdekat menantang Perseru Serui (4/11). Perjalanan jauh mesti ditempuh yang berpotensi menguras banyak tenaga.


Tidak ada waktu istirahat setelah bertandang ke Serui. Lerby Eliandry dan kawan-kawan langsung kembali ke Samarinda untuk bersiap menjamu Persib Bandung (8/11). Lagi-lagi stamina bakal diuji karena tim harus bermain di Bontang karena berstatus laga usiran. "Jadwal cukup ekstrim. Saya pikir harus ada rotasi agar stamina pemain bisa terjaga dengan baik," ujar Vladimir Krunic, Pelatih Fisik Borneo FC Samarinda.


Pria yang akrab disapa Vlado itu menegaskan, cedera sangat riskan dialami bila memaksa stamina pemain. Meski seluruh pemain terbiasa dengan jadwal padat, namun jatah recovery harus sesuai porsi.


"Tim pelatih sama-sama punya program. Tugas saya menjaga stamina pemain agar stabil. Tapi akan sulit jika bermain tiga kali dalam waktu sepekan," terangnya.


Setelah menjamu Persib di Bontang, skuad Pesut Etam kembali harus bergegas ke Samarinda. Sebab, laga kontra Arema FC (10/11) digeber di Stadion Segiri sekaligus pertandingan penutup musim ini.


Meski dihadapkan dengan jadwal super padat, Vlado enggan menampakkan rasa cemas. Dia menjanjikan mengeluarkan seluruh tenaga untuk mengakali program yang diberikan. Tujuan utamanya menjaga daya tahan setiap pemain di sisa pertandingan.


"Tugas saya memantau perkembangan dan kesiapan seluruh pemain. Terpenting mereka bisa jaga pola istirahat dengan baik. Serta berlatih mengikuti semua arahan dengan benar," pungkasnya. (RIB/KOK)