Misi mahaberat diemban Borneo FC Samarinda ke Serui kontra Perseru (4/11). Menargetkan curi poin, Manajer Borneo FC Farid Abubakar menjelaskan, timnya hanya memboyong 13 pemain karena tak memiliki target muluk di Serui.


"Kami akan bermain maksimal dan ingin curi poin. Manajemen tetap berharap tim bisa kasih kejutan di Serui," tutur Farid.


Kebijakan menurunkan skuad kurus ke Serui tak lebih menyiasati jadwal yang padat. Setelah melakoni laga kontra Perseru, tim langsung balik guna bersiap melawan Persib Bandung (8/11) di Stadion Mulawarman, Bontang. "Fokus utama kami memenangkan laga kontra Persib. Tidak boleh kehilangan poin," jelas Farid.


Pemain yang bertolak ke Serui tanpa sebelas pemain inti yang bermain kontra Persija Jakarta di pekan ke-32. Sebagian besar diperkuat penggawa yang minim kesempatan tampil. "Sebenarnya di Borneo FC semua pemain sama. Kualitasnya berimbang karena mereka bermain di liga profesional. Kami harap bisa menampilkan performa terbaik," jelas Farid.


Sebelas pemain inti yang tak diboyong ke Serui tetap bertahan di Samarinda dan rutin berlatih. Ada tiga pelatih yang dijadwalkan mendampingi tim yakni Vladimir Krunic, Luizinho Passos, dan Ponayo Astaman. Nama terakhir disebutkan Farid baru saja menyelesaikan kursus kepelatihan A AFC.


Terpisah, asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin tak mengeluh dengan skuad yang dikirim ke Serui. Menurutnya, seluruh pasukan akan tampil penuh semangat untuk bermain maksimal. "Mungkin soal hasil akhir tidak perlu dipedulikan. Paling penting lawan Serui jadi momen penting bagi pemain yang jarang tampil untuk kasih performa terbaik," pungkasnya. (RIB/KOK)