Lama tak tampak, Ponaryo Astaman akhirnya kembali muncul di Stadion Segiri, Rabu kemarin (1/11). Namun seragam yang digunakan berbeda dengan rekan sesama pemain.


Pemain yang akrab disapa Popon itu memiliki masa rihat dari kursus kepelatihan A AFC Desember mendatang. Ketimbang bersantai, dia lebih memilih membantu di tim pelatih. "Saya kalau diminta bermain jujur tidak kuat. Stamina saya jauh menurun karena lama tidak latihan," ujar Popon.


Perlu waktu dua bulan jika dia ingin mengejar stamina dengan rekan-rekannya di lapangan. Namun karena kompetisi segera berakhir, dia hanya membantu sekaligus belajar di tim pelatih.


"Banyak yang saya dapat dari kursus kepelatihan. Mulai dari mengasah taktik, strategi, dan belajar hal lain. Saya coba bantu di Borneo FC Samarinda sebagai tanggung jawab saya di tim," jelasnya.‎


Mengenakan kostum oranye, Popon memang lebih banyak bergumul dengan Ricky Nelson dan Vladimir Krunic. Membantu mengarahkan program latihan yang diberikan dari sisi area berlatih.‎


Meski begitu, dia tak lantas berdiam diri dan banyak bicara. Popon juga sesekali menemani Sultan Samma dan kawan-kawan bermain game di lapangan karena pemain yang ada berjumlah ganjil. "Bantu-bantu sedikit saja. Kalau dipaksa main penuh tidak sanggup," kata Popon. (RIB/KOK)