Gagal ke final Liga U-19, Borneo FC Samarinda U-19 masih bisa menyelamatkan muka dengan memenangi duel kontra Bali United U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, nanti sore (8/11). Laga ini menjadi yang terakhir bagi tim berjuluk Pesut Junior sekaligus adu gengsi memperebutkan peringkat ketiga.


Menghadapi Bali United U-19 merupakan laga ulangan setelah kedua tim bertemu di babak penyisihan grup. Kala itu, Pesut Junior takluk 2-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.


Kembali bersua, pelatih Borneo FC Samarinda U-19 Ricky Nelson menggaransi revans.‎ Kemenangan optimistis diraih demi mengangkat derajat tim yang sebelumnya menargetkan juara. "Kami sudah sejauh ini. Anak-anak tetap mau kasih yang terbaik," ujar Ricky.


Kekuatan tim dipastikan meningkat setelah kembalinya Muhammad Sihran. Gelandang lincah tersebut harus absen di semifinal karena akumulasi kartu. Namun tenaganya sempat dipakai tim senior menantang Perseru Serui tiga hari lalu.


Selain Sihran, seluruh pemain dalam kondisi fit. Ricky pun bisa menurunkan skuad terbaiknya kontra Bali United U-19.


"Saya akan maksimalkan pemain terbaik yang kami miliki. Kemenangan jadi target bersama," yakinnya.


Pelatih berlisensi A AFC itu tak gentar kembali melakoni duel kontra Bali United U-19. Pasalnya, materi tim
lawan tak dianggap superior meski di pertemuan pertama mampu unggul.


"Kalau di level junior kekuatan tim merata. Terpenting konsentrasi dan mau berjuang keras selama pertandingan. Itu saja sudah cukup untuk memenangkan pertandingan," bebernya.


Terpisah, bek sekaligus kapten tim Borneo FC Samarinda Habibi siap mengerahkan seluruh kemampuan maksimal. Dia mengajak seluruh rekannya berjuang sampai akhir meski gagal mengeksekusi ambisi awal untuk ke final. "Kekalahan di semifinal sudah kami lupakan. Sekarang fokus lawan Bali United U-19 dan memenangkan pertandingan," pungkas Habibi. (RIB)