Samarinda kebanjiran? itu hal biasa. Namun bagaimana jika Pusamania Borneo FC (PBFC) yang kebanjiran? Nah, tim yang belum genap setahun terbentuk ini bukan kebanjiran air akibat hujan, namun kebanjiran tawaran mengikuti turnamen di jeda libur kompetisi Liga Indonesia.


Menggelar TC di Kota Batu awalnya agar tim ini mudah mencari lawan tanding, mengingat daerah Jawa Timur banyak dihuni tim-tim yang berlaga di ISL maupun Divisi Utama. Setali tiga uang, PBFC juga kebanjiran tawaran dari beberapa tim untuk berpartisipasi di turnamen yang mereka gelar.



Pertama, klub asli dari kota agrowisata tempat dimana PBFC menggelar TC, Persikoba Kota Batu, menawari Pesut Etam untuk mengikuti trofeo yang juga akan diikuti tim asal Malang lainnya, yakni Persekam Metro FC. "Ajakan ini langsung disampaikan Walikota Batu. Saya sudah bicarakan juga dengan pelatih kepala, secara tim PBFC siap jika memang turnamen itu jadi digelar," ungkap Nabil Husein Said Amin, owner PBFC.


Kedua, Madiun Putra, mengundang PBFC mengikuti Walikota Cup di Madiun. Turnamen ini juga akan diikuti tiga tim. Satu tim lainnya adalah All Star dari beberapa pemain asing di Liga Indonesia. "Saya juga baru saja dapat kabar dari manajemen tim, bahwa ada ajakan turnamen lain di Madiun. Saya akan atur dulu programnya, jika memang cocok dan sifatnya bagus untuk tim, kami pastikan berpartisipasi disana," tutur Iwan Setiawan, pelatih PBFC. (Zezen)