Mohammadou Al Hadji memulai debut di kompetisi teratas Liga 1 musim 2018 dengan catatan yang gemilang saat Borneo FC menantang Sriwijaya FC, Minggu (25/3) kemarin. Peran dia di lini belakang sangat terlihat dengan beberapa kali tacle dan intercept di sepertiga lapangan permainan Borneo FC. Bahkan tak jarang penampilan pemain naturalisasi ini mendapat perhatian khusus dari penonton yang hadir di Stadion Segiri Samarinda.


Dalam sesi post-match press conference, secara khusus Rahmad Darmawan menyebut jika Mohammadou Al Hadji layak disebut sebagai man of the match. Hal ini cukup wajar, karena segala peluang yang diciptakan anak asuhnya selalu gagal di kaki Al Hadji.


Menanggapi pujian tersebut, Al Hadji langsung merendah. Menurutnya, apa yang ia lakukan di lapangan adalah tugasnya sebagai pemain, sama seperti pemain lain di posisi berbeda.


"Terima kasih kalau saya disebut man of the match. Tapi bagi saya, tim adalah man of the match sesungguhnya, karena kamu berjuang bersama untuk mendaparkan hasil bagus," ujar Al Hadji.


Selain itu dirinya juga menganggap jika sebenernya tim menginginkan hasil tiga poin, namun hasil akhir berbicara lain. "Sebenernya kami ingin tiga angka, tapi Allah hanya memberikannya satu dan kita tak bermain jelek," pungkasnya. (SP/KOK)