Jelang Derby Mahakam, persiapan Pesut Etam sedikit terganggu dengan kondisi fisik salah satu andalannya, Marlon da Silva. Bahkan striker asal Brasil itu kemungkinan absen di Derby Mahakam.


Fisioterapis Borneo FC, Lutfinanda Amary Septiandi, mengungkapkan kondisi Marlon belum 100 persen fit pasca cedera otot betis yang dideritanya.


"Cedera Marlon ini terjadi saat uji coba menghadapi PMP Mojokerto. Sebenarnya, dia sudah bisa berlatih ringan. Tapi, kemungkinan besar dia absen lawan Mitra Kukar, karena kami gak mau ambil risiko kalau dia dipaksa bermain," ungkap Lutfinanda.


Tanpa Marlon, Borneo FC sedikit dirugikan. Pasalnya, Marlon punya pengalaman manis di Stadion Aji Imbut saat masih membela Mitra Kukar pada ISC 2016 lalu. Di stadion itu pula, nama Marlon melambung sebagai salah satu predator. Saat masih berbaju Mitra Kukar, Marlon sukses menjadi top scorer tim dengan koleksi 16 gol.


Di sisi lain, Borneo FC boleh lega lantaran dua pemain pentingnya sudah mulai kembali ke skuad. Dua pemain itu adalah Abdul Rachman dan kapten Diego Michiels. Sebelumnya, dua fullback Pesut Etam ini sempat menepi selama beberapa hari akibat cedera usai laga melawan Sriwijaya FC. Bahkan keduanya sempat ditarik keluar di laga itu.


Namun, saat ini keduanya sudah dalam kondisi apik jelang Derby Mahakam. "Untuk Diego dan Rachman sudah bisa dimainkan. Mereka tidak memiliki masalah berarti, hanya perlu rehat karena sempat ditarik keluar lawan Sriwijaya FC. Mereka berdua sudah bisa tampil lawan Mitra Kukar," kata Lutfinanda. (DMZ/KOK)