Derby Mahakam jilid 1 antara tuan rumah Mitra Kukar menghadapi Borneo FC di Gojek Liga 1 musim 2018, Senin (2/4) sore, mampu dimenangkan oleh klub kebanggaan masyarakat Samarinda. Gol semata wayang Lerby Eliandry pada menit ke-53 ke gawang Mitra Kukar tidak mampu dikejar oleh sang tuan rumah meskipun skuad asuhan Dejan Antonic harus bermain 10 pemain sejak menit ke-78 lantaran dikartu merahnya Diego Michiels.


Menanggapi kemenangan ini, Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic dalam sesi post match press conference di Stadion Aji Imbut Tenggarong mengungkapkan pendapatnya jika kerja keras pemain lah yang membuat timnya mampu memperoleh kemenangan penting atas tuan rumah Mitra Kukar.


"Yang pertama, saya senang sekali karena ini game pertama dan kita bisa dapat tiga poin di tempat yang panas sekali. Dua tim hari ini yang mau menang, kita bisa lihat. Mungkin di babak pertama kita sedikit ada pressure banyak, Mitra Kukar terlalu mendominasi. Tapi kita mau yang itu. And then, kita tunggu kesempatan. Di babak kedua kita sedikit ganti formasi, kita ganti beberapa pemain, kita bikin jauh lebih cepat dari pertandíngan babak pertama. Dan saya senang sekali karena semua anak-anak hari ini kerja keras. Saya ada lihat ada beberapa yang capek, ada yang beberapa cidera. Tapi sekarang kita semua harus fokus ke minggu depan untuk melawan Arema. Kita bermain di rumah, di depan suporter kita dan Puji Tuhan kita bisa bikin full stadium nanti karena suporter kita itu penting sekali. Seperti hari ini, dia seperti pemain ke-12 dari menit awal hingga menit akhir kasih semangat ke anak-anak dan saya senang. Suporter kita, Pusamania dan pemain saya. Dan of course saya senang game pertama dan dapat tiga poin," ungkap Dejan.


Pelatih asal Serbia ini juga menanggapi tentang tingginya tensi permainan di Derby Mahakam. "Sebelum saya ke sini, saya sudah dapat informasi mengenai kondisi pemain dan tim ini. Untuk lima hari persiapan tanding, kita fokus untuk taktik dan finishing. Kita setuju bahwa kita bertemu dengan tim ini tinggi sekali tensinya. Seperti yang saya bilang tadi, ada beberapa pemain yang capek. Mungkin tidak capek, tapi tidak fresh. Tapi sepakbola seperti yang ini. Kita harus fokus dan saya sebagai pelatih harus bantu pemain saya untuk persiapkan. Tapi dari lima hari yang kita kerja sama ini, saya pikir kita semua harus senang. Tapi jalan kita masih panjang, masih banyak pertandingan dan masih banyak latihan. Dan lagi saya bilang, saya 100% percaya dengan pemain saya yang ini, dia percaya saya dan kita kerja. Dan aku pikir sebentar lagi stamina kita akan bagus dan kita bisa jauh lebih bagus.”


Dirinya juga menuturkan jika kedatangannya tidak langsung bisa mengubah keadaan apalagi masalah fisik pemain. "Tidak mungkin bisa ganti kondisi pemain dalam lima hari. Saya tidak fokus untuk ganti kondisi pemain lima hari ke depan, saya cuma mau bikin relationship sama semua pemain. Saya cuma kasih contoh yang benar dengan mereka di lapangan dan di latihan. Dan saya kasih amount ke mereka supaya percaya diri di pertandingan. Seperti yang bisa kamu lihat di pertandingan, khususnya di babak kedua. Untuk stamina, untuk fitness, itu butuh waktu lama, karena kita harus step by step bikin semua yang benar dan Puji Tuhan nanti semua akan bisa dapat hasil positif dari latihan."


Ketika ditanya rahasia kesuksesannya dalam meramu kekuatan Borneo FC di Derby Mahakam, Dejan Antonic merahasiakan apa yang disampaikan ke pemain pada jelang dan saat pertandingan. "Itu secret saya sama mereka. Tapi jika saya bicara, pasti orang lain tau ya. Menurut saya, lagi, mereka semua kerja keras. Kita cuma di garis cuma bantu mereka semua. Semua kerja keras hari ini dan mereka menang dan semua bagus dan semua positif. Saya sebagai pelatih dan teman-teman saya semua cuma bantu mereka. Saya sebelum pertandingan dan setelah keluar lapangan semua itu rahasia di hati kita," ujarnya.


Menurut Dejan, salah satu kunci kemenangan melawan tuan rumah adalah kerja sama antar tim dan keinginan tinggi dari semua pemain untuk menyelesaikan pertandingan dengan hasil maksimal. "Team work. Kamu bisa lihat hari ini. Ada orang yang tackling, ada yang loncat. Tapi kita semangat, ayo bantu berdiri dan bantu. Itu kuncinya hari ini. Mungkin beda dengan saat kita melawan Sriwijaya. Tapi, disiplin yang hari ini jauh lebih bagus. Ini baru pergerakan nomor satu. Masih ada lagi pergerakan-pergerakan ke depan," ucap Dejan mengakhiri. (SAN/KOK)