Di bawah kendali Pelatih Kepala Dejan Antonic, pemain asli Samarinda, Sultan Samma, belum mendapat kesempatan bermain bersama Borneo FC. Padahal, pada saat jeda kompetisi semasa Pesut Etam di bawah arahan Iwan Setiawan, eks pemain Persiba Balikpapan itu selalu menjadi pilihan utama.


Sultan sejatinya adalah pemain bagus. Hal itu diakui oleh asisten pelatih Ahmad Amiruddin. Sudah dua musim berada di tim pelatih Pesut Etam, dia tahu benar karakter Sultan. Dia pun tak jarang memuji penampilan Sultan.


"Sultan itu dijuluki profesor di lapangan oleh coach sebelumnya (Dragan Djukanovic). Setiap pelatih yang menangani tim pasti tahu kualitasnya," imbuhnya.


Tentang alasan dia belum mendapat tempat dalam skuat utama, Amir menjelaskan, itu semua adalah keputusan pelatih kepala. "Coach Dejan selalu pasang pemain yang siap dan sesuai kebutuhan tim. Untuk Sultan, masih perlu pembuktian lagi," ujar Amir, sapaannya.


Dari tiga laga tim Kota Tepian di bawah asuhan Dejan, Sultan selalu mengisi pos bangku cadangan. Kesempatan bermain hanya didapat saat bersua Mitra Kukar. Itu pun pada pengujung laga.


Menurut Amir, Sultan hanya perlu momen yang tepat untuk menunjukkan kemampuan sejatinya kepada Dejan. Kesempatan itu hampir terwujud ketika Borneo FC menantang Persija Jakarta beberapa waktu lalu. Sultan hampir dimainkan. Namun, Leonard Tupamahu mendapat kartu merah. Strategi pun berubah. Sultan tak jadi turun karena kepentingan strategi darurat.


"Sultan sebenarnya sudah pemanasan. Tapi, situasi yang terjadi di lapangan di luar prediksi kami. Semoga lawan Persib bisa dapat momen," terangnya.


Ditemui terpisah, Sultan mengaku tak mempersoalkan terkait siapa pemain penghuni skuat utama. Menurutnya, setiap pemain dalam starting XI bakal bermain ekstra maksimal. "Saya tidak mau pusing dengan status bermain. Sebagai pemain, ya, fokus saat latihan agar bisa diberi kepercayaan," kata Sultan.


Kompetisi baru saja bergulir. Masih banyak laga yang tersedia untuknya unjuk kemampuan. Sultan optimistis tenaganya musim ini tak akan terbuang sia-sia. Sebagai pemain asli Samarinda, dia pun ingin memberikan kontribusi maksimal. "Apapun demi Borneo FC akan saya lakukan. Kami harus juara," pungkasnya. (NET/KOK)