Borneo FC menutup kompetisi sebelum libur Lebaran dengan bertanding di kandang lawan. PSIS Semarang adalah lawan terakhir di pekan ke-13 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, sebelum kompetisi diliburkan selama sebulan penuh.


Tren positif yang sudah didapat selama ini, sudah pasti ingin dipertahankan anak asuh Dejan Antonic.


“Kami ingin menutup pertandingan besok malam (malam ini) dengan hasil positif. Kami tahu PSIS tim baru kemarin promosi, tetapi mereka adalah tim besar di Indonesia,” ujar Dejan kepada wartawan kemarin sore.


Dejan mengaku senang melihat PSIS naik kasta. Loyalitas suporter mereka pun dikagumi mantan pelatih Persib ini.


Namun ujarnya, Borneo FC sudah sangat siap menghadapi pertandingan malam ini. Latihan yang diberikan sebelum laga, diharapkan bisa diaplikasikan seluruh pemain dengan baik. Sayangnya, Borneo FC masih tak bisa diperkuat bek kiri utama mereka, Abdul Rahman yang masih menjalani perawatan akibat cedera.


“Kami tak mau mengambil risiko dengan memainkan Abdul Rahman lebih cepat. Lebih baik dia kami tinggal di Samarinda untuk memulihkan cederanya. Kita sudah punya pemain pengganti yang sepadan dengan Rahman,” ujar Dejan.


Ya, Edy Gunawan dipastikan kembali mendapat kepercayaan diturunkan di pos bek kiri. Sementara di posisi lain, Dejan bisa memainkan semua pemain terbaiknya, termasuk striker Lerby Eliandri.


Dikatakan Dejan, tim yang disiplin dan bisa menjaga konsentrasi sepanjang permainan, diyakininya bisa mendapatkan hasil positif. PSIS yang diarsiteki Vicenzo Alberto Annese, selama ini dikenal sebagai salah satu tim tak stabil di Liga 1. Faktanya, setelah menggulung Mitra Kukar 4-0, mereka justru takluk di tangan Arema FC 0-2 di Stadion Kanjuruhan, Malang.


“Ini pertandingan penting bagi kami. Kami ingin memberikan yang terbaik di laga ini. Selain untuk memperbaiki posisi, kami ingin memberikan kado pada presiden tim ini yang baru saja berulangtahun,” paparnya.


Dejan pun mengaku, selama kurang lebih dua bulan membesut Pesut Etam, dirinya sudah bisa menemukan performa tim dengan materi yang ada. “Kalau semua berjalan normal saya yakin kami bisa curi poin. Normal di sini adalah, wasit memimpin dengan baik dan pemain kami pun menjalankan instruksi dengan baik pula,” tegasnya.


Sementara itu Vincenzo Annese tidak akan menyerah dengan kondisi timnya saat ini. PSIS sendiri masih menghuni dasar klasemen sementara Liga 1. “Kami menang saat melawan Mitra Kukar dan bermain bagus meskipun kalah dari Arema. Semua hal sudah dipersiapkan. Kami yakin bisa menang lawan Borneo FC,” ungkap pelatih asal Italia itu.


Bek PSIS Safrudin Tahar harus absen lantaran akumulasi kartu. Sebagai gantinya kapten tim Haudi Abdillah sudah bisa dimainkan. Selain itu Bruno Silva juga siap mempertajam lini depan PSIS. “Kami masih memiliki pemain lain yang memiliki kualitas sepadan. Kami sudah siap dengan pertandingan besok (hari ini),” imbuhnya. (NET/KOK)