Usai menggelar laga ujicoba terakhir melawan Pesut Etam Junior, Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic, mengungkapkan bakal menurunkan intensitas latihan timnya. Keputusan itu diambil berdasarkan evaluasi dari tiga laga uji coba yang sudah dilakukan Borneo FC. Pelatih asal Serbia ini menilai timnya butuh intensitas latihan yang ringan ketimbang sebelumnya. Sebab usai libur lebaran lalu, Borneo FC sudah menjalani intensitas latihan tinggi.


"Selama tiga ujicoba ini kami selalu latihan pagi dan sorenya menjalani pertandingan. Tujuannya kami ingin melihat bagaimana pemain menghadapi situasi recovery dengan cepat. Beberapa minggu ini kami latihan keras. Oleh karena itu minggu depan kita turunkan intensitas latihan, demi persiapan menghadapi Perseru Serui," kata Dejan.


Dejan menampik turunnya intensitas latihan akan membuat timnya kurang siap menghadapi Perseru, pekan depan. Menurutnya justru hal itu akan membuat pemain Pesut Etam berkonsentrasi ke laga melawan Perseru.


"Untuk masalah fisik, sudah bagus selama latihan ini. Karena ada beberapa program yang kemarin kita fokus di fitness. Sekarang saatnya konsentrasi ke pertandingan selanjutnya. Kita tidak punya waktu lagi untuk uji coba, jadi harus konsentrasi melawan Perseru. Kami inginkan 3 poin di laga nanti," tutur pelatih yang mengantongi lisensi UEFA Pro ini.


Terkait kondisi kebugaran pemainnya, Dejan menyebut timnya dalam situasi yang bagus. Hampir semua pemain utama siap untuk melawan Perseru Serui. Hanya Tibo dan Leonard Tupamahu yang absen di laga nanti. Selain itu, Marlon da Silva juga masih diragukan tampil saat melawan Perseru lantaran fisiknya belum 100 persen bugar.


"Kita sudah punya gambaran kerangka tim. Tapi untuk komposisi pemain kita lihat lagi nanti di hari terakhir sebelum pertandingan. Sekarang pemain tidak ada masalah cedera. Semoga ke depannya juga sama dan kita lebih siap," katanya. (NET/KOK)