Setelah melewati libur yang cukup panjang dari gelaran GoJek Liga 1 2018, Borneo FC akan kembali bertarung di lapangan. Kali ini, Skuat Pesut Etam akan menjamu Perseru Serui di Stadion Segiri Samarinda pada Sabtu (7/7) malam. Pertandingan ini akan menjadi hal yang sangat dinantikan bagi Borneo FC untuk bisa kembali mengumpulkan poin. Dalam sesi Pre Match Press Conference, Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic, mengungkapkan bahwa timnya telah siap untuk kembali merebut kemenanganan di lapangan.


“Pada libur kompetisi kemarin, kita fokus kepada fitness dan taktik. Anak-anak sudah kerja bagus sekali dan sekarang kita akan fokus ke pertandingan besok karena semua poin sangat penting bagi klub. Untuk melawan Perseru Serui, kita semua telah siap. Semua pertandingan bagi kita itu penting dan kita harus siap untuk mendapatkan posisi yang lebih aman dari sekarang secara bertahap biar Pusamania juga semangat. Pasti bisa itu,” ucap Dejan.


Hal optimis pun juga diungkapkan oleh Azamat Baimatov. Pemain berkebangsaan Kyrgyztan ini sudah tak sabar untuk kembali bermain di lapangan. “Setelah libur, pemain telah siap dan 100% fit. Kita harus fokus untuk pertandingan besok dan fokus ke cara menyerang dan bertahan dan semangat untuk bermain,” kata pemain yang juga merupakan kapten tim nasional Kyrgyztan ini.


Mengenai Perseru Serui yang baru saja memenangkan pertandingan melawan Persija Jakarta, Dejan mengaku tak ambil pusing karena ia akan hanya fokus pada pertandingan timnya hari ini. “Mungkin game kemarin sedikit beda dari game yang lain tapi of course menang dari Persija bagus sekali. Mereka akan main di luar dan ambil kesempatan bagus untuk counter attack dan dari bola mati kita harus hati-hati. Kita harus tetap disiplin dan fokus saat masuk ke dalam pertandingan dari menit awal langsung untuk kasih info ke Perseru kalau kita tuan rumah dan kita mau menang. Puji Tuhan kita semua bisa jalan normal dan kita bisa menang nanti,” ucap pelatih berkebangsaan Serbia ini.


Pada pertandingan malam ini, Borneo FC sayangnya tidak akan diperkuat oleh Abdul Rahman yang masih cidera serta Titus Bonai dan Leonard Tupamahu yang terkena akumulasi kartu. Terlebih, posisi Leo yang cukup vital dalam menjaga lini pertahanan Borneo FC. Menanggapi hal itu, Dejan mengungkapkan bahwa hal ini merupakan hal yang cukup sulit baginya. “Kita semua tahu bahwa kalau pemain terkena kartu atau cidera kadang-kadang berat buat saya karena rotasi pemain susah sekali. Tapi situasi sudah mulai normal di sini karena Leo merupakan salah satu pemain yang cukup banyak pengalaman dan cukup lama di sepakbola Indonesia. Dan besok kita punya Azamat untuk menutupi posisi dia dan kita harus stabil dan disiplin di belakang dan Puji Tuhan semua bisa berjalan normal,” tutup Dejan. (ANS/KOK)