Borneo FC sukses melibas Perseru Serui dengan skor 5-1 pada laga di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/6). Hasil ini diraih dengan susah payah, mengingat Borneo FC tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat sontekan Silvio Escobar menit 40.


Di babak pertama, Borneo FC sebenarnya mendominasi pertandingan. Namun tak ada peluang yang berhasil berbuah gol. Sedangkan Perseru hanya membutuhkan satu peluang untuk bisa mencetak gol. Di babak kedua, Borneo FC mulai bangkit. Mohamadou Alhadji menjadi pemecah kebuntuan Borneo FC lewat tandukannya di menit 69. Setelah gol tersebut, Borneo FC tampak mudah menyarangkan bola ke gawang Perseru. Disusul gol Julien Faubert pada menit 73 dan 75, Srdjan Lopicic pada menit 75, dan Lerby Eliandry pada menit 90+3.


Pelatih Borneo FC Dejan Antonic membeberkan kunci kebangkitan timnya di babak kedua. Pelatih asal Serbia ini mengatakan pemainnya mengubah formasi dari yang sebelumnya 4-3-3 menjadi 4-4-2. "Kita bicara di ruang ganti untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan di babak pertama itu. Dari sistem 4-3-3 dan kami ganti ke 4-4-2. Kami fokus ke tengah dan crossing. Saya senang ada gol yang tercipta dari proses yang sudah dibangun selama latihan," ungkapnya.


Ia megapresiasi anak asuhnya yang menunjukkan semangat tinggi di babak kedua meski tertinggal lebih dulu. Dirinya menilai skor 5-1 kali ini adalah yang terbesar bagi kemenangan Pesut Etam musim ini. "Ini satu skor yang lebih besar untuk kemenangan kita. Tiga poin hari ini sangat penting buat kita. Saya apresiasi pemain karena babak kedua pemain memberikan semangat yang baik sekali," ucapnya. (NET/KOK)