Borneo FC gagal melanjutkan konsistensi usai takluk 2-0 atas tuan rumah Persela di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (11/7). Dua gol Persela dicetak Loris Arnaud menit 21 dan gol bunuh diri Edy Gunawan menit 47.


Usai laga, pelatih Borneo FC, Dejan Antonic mengungkapkan kekecewaannya. Pria asal Serbia ini kecewa lantaran dua gol Persela terjadi karena kesalahan pemain sendiri.


"Proses dari dua gol Persela terjadi karena kesalahan sendiri. Gol pertama terjadi karena Al Hadji dribbling di jarak 30 meter. Gol kedua gol bunuh diri. Edy salah melakukan sapuan. Saya kecewa, kalau kalah seperti ini," kata Dejan.


Selain itu Dejan juga kecewa dengan performa wasit pada laga ini. Ia menilai seharusnya sebelum gol kedua terjadi, ada pelanggaran yang dilakukan pemain Persela Lamongan. Namun wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran.


"Gol kedua bunuh diri, saya kecewa sebelumnya harusnya free kick. Foul untuk Borneo FC. Seperti biasa wasit seperti tertidur. Saya tidak ingin komplain dan marah-marah. Saya hanya ingin bekerja untuk membangun sepakbola Indonesia," ujarnya.


Sementara itu winger Borneo FC, Ambrizal Umanailo mengaku laga ini menjadi pelajaran berharga timnya untuk tidak melakukan kesalahan sendiri.


"Kita kalah karena kesalahan sendiri. Semoga jadi bahan koreksi agar selanjutnya bisa lebih baik," ucap Umanailo (SAN)