Ada yang berbeda di hari ke delapan pemusatan latihan Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Brantas Kota Batu. Tidak tampak wajah head coach Iwan Setiawan. Kabarnya, Iwan harus absen memimpin latihan Rabu sore (9/7) dikarenakan ada sanak family-nya yang meninggal di Surabaya.


"Saya terpaksa meminta ijin kepada pengurus, karena kakak dari ibu saya, yang sudah saya anggap ibu saya juga, karena waktu kecil saya dipelihara dengan beliau, wafat pagi tadi (kemarin pagi). Tapi saya sudah berikan program latihan kepada asisten saya di tim," kata IS sapaan akrab Iwan Setiawan.


Ketidakhadiran coach Iwan tidak mempengaruhi jalannya pemusatan latihan. Nus Yadera beserta jajaran tim pelatih lainnya yang ditunjuk sementara mengganti peran Iwan Setiawan menggembleng penggawa Pesut Etam terlihat tetap serius memimpin skuad Pesut Etam.


Sama seperti hari sebelumnya, latihan masih berfokus kepada organisasi permainan dengan taktik baru 3-4-1-2. "Program sore ini masih sama, kita menjalankan program yang sudah ada dan ini sesuai petunjuk coach Iwan," tutur Nus Yadera.


Sementara itu, Riskal Susanto dan Harun Nur Rosit belum bisa bergabung bersama teman-temannya karena masih bergelut dengan cedera. Riskal diharuskan istirahat setidaknya selama 2 minggu kedepan. Sedangkan Rosit, harus menepi karena habis terjatuh saat beraktifitas diluar lapangan.


PBFC sendiri dijadwalkan akan memainkan laga ujicoba di Gresik hari Jum'at (11/7) malam mendatang menghadapi Persegres Gresik United di Stadion Petrokimia. Hasil bagus diharapkan mampu ditoreh Pesut Etam untuk menambah kepercayaan diri serta gairah tim selama masa TC maupun saat menyongsong lanjutan kompetisi Divisi Utama Agustus mendatang. (Zezen)