Pusamania Borneo FC (PBFC) memang kalah atas Gresik United, tapi kekalahan itu tidak serta merta membuat pelatih dan manajer tim kecewa. Selain karena Gresik United memang berada satu level di atas PBFC, permainan skuad Pesut Etam saat ujicoba di Stadion Petrokimia Jumat malam kemarin dinilai cukup bagus, mengingat mereka tampil dengan formasi baru 3-4-1-2.


Penggawa PBFC tampak sudah nyetel dengan formasi baru ini. Buktinya di menit-menit awal, Akbar Rasyid dan kawan-kawan menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, mereka kerap kali memberikan ancaman ke gawang lawan.


Lini belakang PBFC yang dikawal trio Panggah Madyantara, Usep Munandar, dan Rahmat Latief juga tampil apik. Shohei Matsunaga dan kawan-kawan kelihatan susah untuk menembus, hingga mengandalkan shooting-shooting dari luar kotak penalti. "Dengan formasi baru Alhamdulillah progress tim sudah bagus, terutama dalam pertahanan," ungkap Iwan Setiawan, pelatih PBFC.


Iwan Setiawan hanya sedikit menyayangkan hilangnya konsentrasi pemain bertahan pada menit-menit akhir hingga timnya harus kalah. "Filosofi yang selalu saya tanamkan ke pemain, one mistake one goal. Menit-menit terakhir terjadi kesalahan yang menyebabkan terjadinya gol kedua bagi tuan rumah. Secara keseluruhan saya lumayan puas," tambah Iwan.


Manajer PBFC, Tommy Ermanto yang menyaksikan langsung pertandingan ini juga angkat bicara. "Memang hasilnya kita kalah, tapi dengan formasi yang baru diterapkan ini saya puas. Ini formasi ideal, dan harus dimatangkan lagi saat laga away ke Martapura FC dan Kalteng Putra," ucapnya singkat. (Zezen)