One Mistake One Goal, filosofi yang terus coba ditanamkan oleh coach Iwan Setiawan pada skuad Pusamania Borneo FC (PBFC). Dalam Training Centre (TC) di hari ke-12 di Stadion Brantas Kota Batu, coach Iwan Setiawan menekankan latihan yang berfokus kepada bagaimana tim bisa menguasai bola dan menyerang dalam keadaan tertekan.


Kekalahan pada ujicoba lawan Gresik United tempo hari memberi banyak pelajaran. Ketika itu PBFC sudah tampil bagus, tapi masih hilang konsentrasi di menit-menit akhir dan terlalu tergesa-gesa saat menyerang.


"Koordinasi pertahanan sudah mulai mengalami progress yang baik. Kini bagaimana tim bisa menguasai bola dan kecepatan saat menyerang dengan akurasi tepat. Ketidaksempurnaan passing saat menyerang juga akan kami benahi," pungkas Iwan.


Dalam latihan tadi sore, tim pelatih membagi pemain menjadi dua kelompok. Dimana kelompok yang pertama berlatih menghadapi tekanan saat diserang dan bagaimana mereka membangun sebuah serangan. Sedangkan kelompok yang satunya berlatih bagaimana membangun serangan cepat dengan passing akurat dan diakhiri dengan sentuhan akhir ke gawang.


"Saya harap dengan latihan tadi tim semakin mantap dengan pola baru kita 3-4-1-2. Karena pola ini lah yang nantinya akan kita pakai di sisa pertandingan putaran kedua Divisi Utama dan ancang-ancang untuk menatap babak 16 besar yang Insya Allah tercapai," ungkap Iwan.


Besok sore, Rabu (16/7), Pesut Etam dijadwalkan akan berujicoba dengan tim lokal Allstar Batu di Stadion Gelora Brantas. Dalam ujicoba besok coah Iwan Setiawan menegaskan untuk menampilkan second team PBFC. "Ini memang sudah kita programkan, agar mereka yang jarang tampil saat kompetisi resmi juga merasakan atmosfir pertandingan itu seperti apa," Iwan mengakhiri. (Zezen)