Borneo FC U-19 harus mengakhiri pertandingan dengan skor kacamata atas PSM U-19 dalam laga perdana kompetisi Liga 1 U-19 di Stadion Gajayana Malang. Mendominasi permainan sepanjang laga tak membuat anak asuh Ponaryo Astaman mendapat hasil maksimal. Hal ini dirasa cukup wajar karena laga perdana selalu berat bagi semua tim.


Ditemui seusai pertandingan, pelatih kepala Ponaryo Astaman memuji penampilan timnya yang sangat memuaskan secara taktikal dan kedisiplinan dalam bermain. Bahkan saat pemain PSM U-16 bermain kasar, Nurdiansyah cs masih bisa mengotrol emosi dan tidak terpancing untuk melakukan hal serupa.


"Secara umum saya puas, semua pemain bermain bagus bukan karena secara individu tapi tim tampil bagus. Strategi yang kita terapkan juga lancar dan kedisiplinan mereka buat kita salut, terlebih mereka tidak terpancing dengan tensi permaian keras yang sempat ada di awal pertandingan. Ini saya pikir hal yang harus saya apresiasi dan syukuri karena tetap fokus dan tidak terpancing dengan tensi pertandingan yang keras," tutur Ponaryo.


Pesut Muda ini pun dalam pertandingan perdana ini mampu menciptakan banyak peluang dan sayang penyelesaian akhir menjadi masalah. Kondisi ini yang membuat tim pelatih akan sesegera mungkin melakukan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.


"Ada beberapa peluang yang berhasil kita dapatkan tapi finishing belom membuatkan gol dan ini menjadi catatan kita. Penguasaan bola yang dominan harusnya bisa dikonversikan menjadi gol. Sekali lagi ini menjadi catatan kita untuk pertandingan selanjutnya," katanya.


Kapten tim Nurdiansyah pun turut mengapresiasi kerja rekan satu tim dan akan memperbaiki penyelesaian akhir si latihan. "Temen-temen sudah main maksimal tapi banyak peluang yang terbuang. Kita akan perbaiki di latihan, apalagi masalah finishing. Ini demi pertandingan ke depan," ungkapnya. (SAN)