Borneo FC secara resmi mendapatkan predikat sebagai klub profesional dari konfederasi sepakbola Asia (AFC). Hal ini sesuai surat yang dikirimkan oleh PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia (PSSI) melalui komite klub lisensi nomor 006/CLC-PSSI/X/2018.

Dalam surat tersebut terdapat tiga poin keputusan. Poin pertama menyebutkan bila Club Licencing Committee (CLC) telah menyetujui untuk menerima permohonan lisensi klub profesional dari Borneo FC dan memberikan llisensi untuk Pesut Etam. Sedangkan dipoin kedua, ada hal yang harus segera dilengkapi oleh Borneo FC yakni terkait kekurangan di kriteria B. Untuk poin terakhir, CLC diperintah untuk segera memberikan salinan keputusan kepada Komite Eksekutif PSSI untuk dipastikan pelaksanaannya.

Meganggapi hal tersebut, Hariasyah selaku sekretaris tim Pesut Etam mengucapkan rasa syukurnya. “Dibalik apa yang kita persiapkan terutama masalah lampu Stadion Segiri, kita berusaha melakukan lebih jauh lagi, yakni menyiapkan Borneo FC layak bermain di level Asia. Alhamdulilah, tahun ini kita mendapatkan lisensi AFC dan diakui sebagai klub profesional," ujar Hariansyah.

Menurutnya, apa yang didapat Borneo FC dari AFC atalha kerja keras manajemen sejak beberapa bulan yang lalu. “Ini sudah kita upayakan sejak beberapa bulan lalu, pengalaman nusim lalu menjadi pembelajaran berharga kita melengkapi kekurangan yang diminta AFC sebagai syarat klub profesional,” lanjutnya.

Predikat sebagai klub profesional dari AFC diharapkan mampu membuat masyrakat Samarinda dan Pusamania bisa lebih banyak mendukung Borneo FC saat bermain di laga kandang. “Semoga ini bisa menambah antusias pusamania dan masyarakat Samarinda untuk mendukung tim Borneo FC di Stadion Segiri agar lebih bersemangat dalam bertanding dan menuju klasemen yang baik di akhir kompetisi, sapa tau rejeki kita bermain di level Asia,” pungkasnya. (SAN)