Borneo FC gagal memperpanjang tren positif usai ditumbangkan PSM Makassar dengan skor 1-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kamis (19/10). Pesut Etam sempat unggul lebih dulu lewat aksi Matias Conti menit 12. Namun PSM Makassar berhasil membalas dua gol yang diciptakan Rahmat menit 40 dan Sandro menit 68.


Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic menilai timnya tampak bermain gugup saat diserang tim kuat seperti PSM Makassar. Akibatnya Juku Eja dengan mudah membalikkan kedudukan dan mencuri 3 poin di kandang Borneo FC. "Kita main lawan tim yang bagus secara organisasi. Babak kedua kita terlalu gugup. Gol kedua kita salah. Kalau kita salah sendiri, biasanya di akhir laga kita kalah," katanya.


Pelatih asal Serbia ini mengajak anak asuhnya tetap tegak dan fokus ke laga berikutnya. Sebab tidak ada waktu lagi untuk menyesali kekalahan. "Berat buat kita. Kalau kita pikir terus, akan mengganggu kita. Tidak ada waktu banyak. ini kita harus lihat ke depan. Semua pemain ingin menang hari ini dan kita harus belajar. Masih ada laga lawan Bali United yang harus kita lewati dengan fokus tinggi," ujar Dejan.


Sementara itu, kiper Borneo FC, Muhammad Ridho sepakat dengan pelatihnya. Ia berjanji akan segera bangkit dan kembali fokus menatap laga selanjutnya. "Kita mungkin sudah memberikan kemenangan beruntun kemarin, tapi kita kurang fokus hari ini. Sekarang jadikan pelajaran buat kita untuk laga selanjutnya. Kita harus fokus," kata penjaga gawang timnas Indonesia ini. (NET/KOK)