Gelandang Borneo FC, Wahyudi Hamisi tak bisa memperkuat timnya saat bersua Bhayangkara FC, di Stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Senin (29/10). Wahyudi absen akibat skorsing yang dijatuhkan mendadak, hanya dua hari jelang laga melawan Bhayangkara FC. Skorsing yang diterima Wahyudi merupakan buntut dari tekel kerasnya kepada Robertino Pugliara ketika berhadapan dengan Persebaya Surabaya dua pekan lalu. Akibatnya Wahyudi tak bisa bermain di dua laga Pesut Etam.


Pemain bernomor punggung 33 ini mengaku terkejut dengan sanksi yang diterimanya. Pasalnya ia baru menerima pemberitahuan sanksi tersebut pada Jumat (26/10/2018) pukul 23.00 Wita. "Kaget dan sangat disayangkan karena saya baru tahu sanksi itu jam 11 malam. Reaksi saya kaget kenapa baru sekarang kan itu terjadi dua laga sebelumnya," katanya di stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (27/10).


Kekecewaan Wahyudi semakin bertambah lamtaran ia tak bisa membantu timnya yang berambisi meraih poin penuh dan memperbaiki posisi di klasemen. "Kecewa karena saya ingin membanru tim, kalau menang bisa bawa borneo ke papan atas. Semoga ke depan nanti gak seperti ini lagi waktu sanksinya. Harus cepat, supaya pelatih bisa persiapkan dan sesuaikan strategi," tutur Wahyudi.


Meski absen di dua laga Borneo FC, Wahyudi mengaku akan terus berlatih san menjaga kondisi supaya kembali ke lapangan dengan kondisi bugar. "Masih jaga kondisi dan nanti saya juga akan support teman-teman yang berjuang di lapangan," katanya.


Selain Wahyudi Hamisi, Tijani Belaid ikut terkena skorsing dua laga akibat kartu merah langsung saat laga melawan Persipura. Achmad Hisyam Tolle dan Abdul Rachman juga absen saat bersua Bhayangkara FC, karena akumulasi kartu kuning. (DMZ)