Start apik Borneo FC U-19 di babak 8 besar Liga I U-19 kandas oleh tuan rumah Barito Putera U-19. Pada pertandingan kedua Grup B di Stadion 17 Mei Banjarmasin kemarin (9/11) sore, tim yang diarsiteki Ponaryo Astaman itu kalah 0-2 melawan Barito Putera. Gol Barito Putera U-19 dicetak Kahar Musakar di menit 9 dan menit 30’.

Popon—sapaan akrab Ponaryo Astaman—kepada media mengakui kekalahan tersebut merupakan hasil yang di luar harapan. Menurutnya, jalannya pertandingan berlangsung normal. Namun diakuinya beberapa rencana yang sudah dirancangnya tak berjalan maksimal di lapangan. “Kita terkendala beberapa pemain yang cedera dan tidak bisa melanjutkan permainan. Kita harus melakukan tiga pergantian pemain di luar perencanaan,” jelasnya.


Borneo FC sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Namun saat pertandingan baru berjalan 9 menit, tim Pesut Etam Junior tertinggal lebih dulu melalui tendangan bebas Kahar Musakar. Popon mengakui kecolongan di menit-menit awal ini memengaruhi permainan timnya. Akibatnya, Kahar mencetak brace di menit 30 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Borneo FC U-19.


Borneo FC bahkan harus menarik kipernya M Zul Fikri karena mengalami benturan keras di kepala. Akibat insiden ini, Fikri mendapat tiga jahitan untuk menutup luka robek. Popon lantas memasukkan M Rizki Kusni di menit 35 menggantikan Fikri. Fikri dipastikan akan absen selama seminggu.


Di babak kedua permainan Borneo FC U-19 juga tak terlalu berkembang. Ini imbas kuota pergantian pemain telah habis. Saat ada pemain yang cedera, tim tidak bisa melakukan pergantian pemain. Sehingga tim terpaksa bertandingan dengan pemain yang ada. “Ini berpengaruh terhadap permainan tim di babak kedua,” tambah mantan kapten Borneo FC ini.


Meski mengalami kekalahan, Popon masih yakin timnya lolos ke semifinal karena masih ada pertandingan terakhir melawan Sriwijaya FC U-19. Yang akan dilakukannya setelah ini adalah mempersiapkan tim menghadapi SFC U-19. Hanya saja, Popon dihadapkan pada kendala minimnya pemulihan kondisi pemain karena jadwal pertandingan yang sangat mepet.


“Recovery pemain kurang. Bisa dilihat dari jadwal yang hanya selang sehari. Sebab selain strategi, kita butuh pemain yang fit untuk menjalankan strategi itu. Makanya recovery akan kita maksimalkan,” jelasnya.


Sementara itu, pemain Borneo FC U-19 T Noer Fadhil mengatakan tim sudah bekerja keras untuk mencuri poin. “Tapi kami mohon maaf karena kecolongan di babak pertama. Kami kurang fokus,” pungkasnya. (NET)