Borneo FC bersiap menghadapi PSIS Semarang di stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (10/11). Duel tim papan tengah ini diprediksi berjalan seru, lantaran kedua tim sama-sama menginginkan poin maksimal guna memperbaiki posisi di klasemen.

Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic menilai PSIS Semarang tak bisa dianggap enteng. Pasalnya Laskar Mahesa Jenar menjelma sebagai salah aatu tim tangguh di putaran kedua ini. Perlahan PSIS Semarang sukses menjauhi zona degradasi bahkan kini hanya berjarak 3 poin dari Pesut Etam.

"Dari beberapa pertandingan terakhir PSIS bisa bikin skor bagus dan posisi bisa dekat dengan kita. Tapi target kami adalah 3 poin di laga esok," kata Dejan saat sesi konferensi pers di Stadion Segiri Samarinda.

Kehilangan 3 pemain penting seperti Renan Alves, Abdul Rachman, dan Ambrizal Umanailo tak menghalangi misi Borneo FC meraih poin. Selain itu dukungan penonton yang minim, memaksa Borneo FC harus kompak demi meraih hasil maksimal.

"Besok harus tetap fokus dan disiplin. Kita harus lebih kompak karena situasi cukup berat. Semua harus kompak sama-sama agar bisa menang di sini," ujar Dejan.

Sementara itu pemain Borneo FC, Titus Bonai bertekad membalas kegagalan timnya pekan lalu. Tibo yang sukses mencetak dua gol saat menghadapi PSMS, mengaku kecewa lantaran golnya tak sanggup membawa Borneo FC menang di laga itu.

"Gol itu berkat kerja sama tim. Kita harus bekerja sebaik mungkin. Sayang di Medan hasil kita berbeda. Semoga itu tidak terulang lagi sehingga kami bisa mengamankan 3 poin," kata pemain bernomor punggung 11 ini.

Tibo juga berjanji memberikan penampilan terbaik saat timnya bermain di hadapan pendukung sendiri. "Optimis untuk memberi 3 poin sebagai kodal untuk naik ke posisi atas. Ini kandang kita. Penonton akan menjadi motivasi kami di laga ini. Kami siap berikan yang terbaik untuk tim," tuturnya. (DMZ)