Borneo FC sukses meraih poin penuh, usai mengalahkan PSIS Semarang di stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Sabtu (10/11). Skor 2-1 untuk kemenangan Borneo FC diciptakan melalui gol Billy Paji Keraf menit 14 dan Lerby Eliandry menit 18.


Performa Borneo FC sebenaenya sangat baik di babak pertama. Terbukti Pesut Etam mampu menciptakan dua gol cepat. Sayangnya performa tersebut berbanding terbalik usai turun minum. Justru tim tamu yang mendikte permainan Pesut Etam. Beruntung PSIS hanya mampu membalas lewat gol Bruno Silva menit 87. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Pesut Etam.


Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic mengakui performa timnya menurun di babak kedua. Ia menilai hal itu dipengaruhi stamina pemainnya yang terkuras lantatan sejak awal babak pertama tampil terus menekan. "Babak pertama bagus sekali dengan dua gol cepat. Babak kedua, mungkin karena stamina. Banyak pemain yang sudah mulai lelah. Kita tidak punya opsi lagi karena sudah melakukan pergantian dua kali, Edy Gunawan dan Wahyudi Hamisi yang cedera," ungkap Dejan.


Kendati demikian, juru taktik asal Serbia ini menegaskan tiga poin lebih penting ketimbang mengutamakan performa tim. "Tidak penting bermain bagus, sekarang yang penting adalah 3 poin. Membawa kita ke atas dan masuk ke zona nyaman. Selamat kepada pemain yang bawa 3 poin malam ini," ucapnya.


Hal senada juga diakui pemain Borneo FC, Billy Keraf yang di laga ini sukses mengukir gol perdana bagi Pesut Etam. Menurutnya kemenangan lebih penting daripada torehan gol pribadinya.

"Yang terpenting kita memberi 3 poin. Main bagus dan jelek yang penting 3 poin. Sebab fokus kami sekarang berpacu dalam menembus 6 besar ke atas untuk sapu bersih 4 laga terakhir dengan kemenangan," katanya. (NET)