Ada kejadian menarik saat laga ujicoba Arema Cronus versus Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Gajayana Malang, Sabtu malam (19/7) kemarin. Kejadian itu diawali oleh ketidak nyamanan jajaran direksi PT Nahusam Pratama Indonesia melihat tidak adanya nama Pusamania dalam DSP (Daftar Susunan Pemain) dan papan skor.


Melihat kejanggalan tersebut, asisten manager PBFC, Abe Hedly, ditugasi owner PBFC, Nabil Husein Said Amin untuk mempertanyakan kepada panitia pertandingan. Setelah berdiskusi, akhirnya panpel Arema sepakat untuk melakukan penyebutan nama Pusamania Borneo FC.


Seusai pertandingan, Abe Hedly menjelaskan kronologi sempat hilangnya nama Pusamania dalam laga ujicoba di Stadion Gajayana ini. Hal itu terjadi karena pihak Arema menilai nama PBFC adalah Borneo FC saja. Hal tersebut merujuk terhadap situs PT LI yang hanya tertulis Borneo FC.


"Mereka mengira, Pusamania itu cuma sebutan biasa, tidak resmi dipakai, Tapi setelah saya jelaskan, kami mendaftarkan nama tim ini atas nama Pusamania Borneo Football Club atau kalau disingkat disebut dan ditulis PBFC, baru mereka mengerti," ujar Abe.


"Tapi karena pertandingan sudah mau dimulai, scoringboard tak bisa diganti dengan PBFC sesuai saran kami, jadi terpaksa tetap memakai Borneo FC. Tapi panpel Arema memberikan jaminan kalau penyebutan nama Pusamania Borneo FC akan lengkap, dan itu benar mereka lakukan, apresiasi untuk panpel Arema," tambahnya.


Abe Hedly pun lantas tak menyalahkan panpel Arema, namun dirinya lebih condong menyorot kinerja situs ligaindonesia.co.id yang dinilai belum optimal memberikan informasi terhadap tim-tim yang berkompetisi dibawahnya.


Padahal menurutnya tim media PBFC sudah mengirimkan data terbaru sejak awal musim lalu, termasuk didalamnya biodata pemain, lengkap dengan foto, dan hal-hal yang berhubungan sama tim PBFC.


"Tapi sampai saat ini informasi tentang PBFC tidak update disitus mereka. Jangankan nama, logo tim dan alamat saja belum berubah. Dan kami pernah secara lisan memberi tahu tentang tidak updatenya profile PBFC disitus liga ini ke petinggi PT LI, namun belum ada respon. Mungkin, dalam waktu dekat kami akan ajukan secara tertulis, agar kejadian saat melawan Arema ini tidak terjadi lagi saat kami melakoni laga away," pungkas Abe. (Zai)