Musim kompetisi Liga 1 2018 tak lama lagi akan berakhir. Semua tim saat ini sudah memasuki pekan-pekan terakhir, meski siapa tim juara dan yang akan bermain di Liga 2 musim mendatang belum bisa diketahui. Dan jelang tutup kompetisi ini, manajemen Borneo FC mengeluarkan rilis baru terkait harga jersey yang dijual di pasaran. Selama ini penjualan jersey Borneo FC bisa dikatakan sangat menggembirakan, dengan banyaknya suporter yang membeli kostum tim kebanggaan warga Kota Tepian tersebut.


"Kita rilis harga terbaru untuk jersey Borneo FC musim 2018 dengan harga Rp 250 ribu. Harga ini sudah melingkupi untuk jersey kandang, tandang dan jersey ketiga tim. Selain itu, kita juga jual jersey latihan dengan harga yang sama yakni 250 ribu," ujar Chief Marketing Borneo FC, Novi Umar.


Novi mengatakan, selama ini penjualan jersey Borneo FC cukup diminati warga Samarinda, khususnya suporter yang tergabung dalam Pusamania. Borneo Store di kawasan Stadion Segiri, nyaris setiap hari selalu mengeluarkan jersey untuk dijual. Dan saat Borneo FC bermain di kandang sendiri, ia melihat sudah banyak yang menggunakan jersey tanding Pesut Etam, selain kaos bertuliskan Borneo FC atau Pesut Etam yang bukan merupakan jersey tanding.


Disebutkan Novi yang juga musisi muda Samarinda ini, manajemen menjual jersey dengan harga miring karena musim kompetisi saat ini sudah akan berakhir. Artinya suporter bisa punya kenang-kenangan akan kostum tanding timnya di musim ini. "Diskon besar-besaran ini untuk menyambut berakhirnya musim kompetisi 2018. Lagi pula kita masih ada dua pertandingan kandang, jadi biar masyarakat Samarinda bisa berbondong bondong ke stadion dengan memakai jersey," sebutnya.


Ya, Borneo FC memang punya dua laga kandang lagi, yakni menghadapi Persela Lamongan dan PS Tira. Di dua laga terakhir ini, Novi ingin suporter dan warga Samarinda benar-benar memperlihatkan loyalitasnya kepada tim. Salah satunya tentu saja dengan datang ke stadion, serta mengenakan kostum tanding yang dijual di Borneo Store. (NET)