Dua sesi latihan, pagi dan sore langsung digarap Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam latihan perdana yang mereka gelar kemarin. Sesi tersebut menjadi awal dari sejumlah program yang mereka siapkan sebelum melakukan lawatan ke Banjarmasin, menghadapi Martapura FC pada 8 Agustus.


Hanya, pada sesi latihan pagi, raut kekecewaan harus dirasakan pelatih kepala PBFC, Iwan Setiawan. Penurunan kondisi fisik dari sebagian pemain menjadi ganjalan, latihan harus dengan intensitas lebih tinggi.


"Tidak sesuai ekspektasi awal saya, sehingga latihan harus dimulai dengan intensitas lebih tinggi, sekitar 60 persen," ucap Iwan Setiawan.


Penurunan kondisi fisik tersebut bukan tanpa alasan. Kesalahan dalam koordinasi menjadi muara dari tidak maksimalnya performa para pemain dalam latihan sesi latihan perdana tersebut.


Setelah menuntaskan program pemusatan latihan di Batu, Malang, Jawa Timur, para pemain diberi kesempatan berlibur selama sepekan untuk merayakan Hari Raya Idulfitri dengan keluarga masing-masing.


Demi menjaga perkembangan bagus yang didapat selama pemusatan latihan, program latihan pribadi pun telah disiapkan pelatih Iwan Setiawan. "Hanya tampaknya tidak semua mendapat program tersebut. Ada kesalahan dalam koordinasi pada saat menyerahkan tugas tersebut," ucap Iwan.


Meski demikian, menyisakan beberapa hari sebelum bertolak ke Banjarmasin, Iwan mengatakan akan memaksimalkan sisa waktu tersebut agar tim bisa siap saat menghadapi Martapura FC. "Evaluasi selama menjalani pemusatan latihan akan menjadi yang akan menjadi fokus kami, sekaligus mengembalikan performa pemain seperti semula," pungkasnya. (End)