Gelandang enerjik Borneo FC Wahyudi Hamisi dipastikan absen pada pekan terakhir Gojek Liga 1 2018 kala menjamu PS Tira di Stadion Segiri dan satu laga di musim kompetisi tahun depan.


Melalui surat beromor 197/L1/SK/KD-PSSI/XI/2018, Komisi Disiplin (Komdis) memutuskan larangan bermain dua kali dan denda Rp 10 juta karena menganggap Wahyudi Hamisi berperilaku buruk, akibat saling pukul dengan pemain Persela Lamongan, Lors Arnaud. "Iya kita sudah terima suratnya, dan keputusan ini tidak bisa dibanding," kata Head Media Officer Borneo FC, Brillian Sanjaya.


Hukuman Komdis yang diterima Wahyudi Hamisi merupakan hukuman kedua yang didapatnya musim ini. Sebelumnya ia juga dihukum dua kali larangan bermain karena tekel keras kepada Robertino Pugliara saat Borneo FC menang 1-0 di kandang Persebaya Surabaya.


Di sisi lain, absennya pemain yang akrab disapa Tole ini jelas menjadi kerugian besar bagi Borneo FC. Pasalnya, selama ini "tenaga kuda" yang dipertontonkan pemain bernomor punggung 33 itu di lini tengah sangat krusial. Ia konsisten membantu alur serangan maupun saat bertahan.


Menghadapi situasi tersebut, asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin mengatakan pihaknya bisa sedikit bernafas lega, karena Ahmad Hisyam yang absen karena akumulasi kartu di laga Barito Putera lalu, sudah bisa kembali dimainkan.


"Kita sayangkan dia dihukum komdis, tapi absennya Wahyudi sudah kita siapkan pemain pengganti untuk lawan PS Tira nanti. Ada nama Dirga Lasut dan juga Ahmad Hisyam yang bisa jadi alternatif," papar asisten pelatih yang juga eks bomber Arema FC itu. (AHS/KOK)