Dipanggilnya deretan pemain muda Indonesia untuk diseleksi dalam rangka persiapan Piala AFF U-22, sempat mengundang banyak pertanyaan. Sementara pemain lain yang banyak memberi kontribusi, justru tak masuk dalam skuad 38 pemain seleksi. Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC adalah salah satunya.


Pemain muda ini tak masuk dalam kloter pertama pilihan Indra Sjafri. Ia memanggil empat kiper, yakni Hilmansyah (PSM Makassar), Awan Setho, (Bhayangkara FC), Satria Tama (Madura United) dan M Riyandi (Barito Putera). Namun dua hari lalu satu kiper dipastikan terdepak dalam tim seleksi. Hilmansyah tersisih dalam persaingan. Dicoretnya Hilman membuat Indra Sjafri memanggil Nadeo Argawinata. Sebelumnya, banyak pihak mempertanyakan tak masuknya Nadeo dalam tim yang tengah diseleksi Indra Sjafri.


“Ya, saya sudah dapat kabar kalau saya dipanggil untuk menjalani seleksi di timnas U-22. Terus terang saya senang sekali mendapat kabar ini,” ujar Nadeo.


Ia mengaku, dirinya sempat banyak mendapat pesan di media sosialnya berkenaan tak dipanggilnya dalam seleksi. Nadeo mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut, karena semua tergantung pada selera pelatih. “Tapi sekarang saya sudah mendapat surat panggil ke timnas. Ini akan saya maksimalkan sebaik mungkin,” ujarnya.


Nadeo mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan kali ini. Sebab tak banyak pemain bisa merasakan kebangaan menjadi bagian dari timnas. “Sementara saya tak memikirkan bagaimana menjadi tim utama. Saya berusaha lolos seleksi dulu. Saya akan memberikan semua yang terbaik untuk diri saya, klub dan terutama sekali untuk Samarinda. Saya mohon doa dan dukungannya, semoga saya bisa lolos dan menjadi bagian dalam tim di timnas untuk AFF U-22 nanti,” pungkasnya. (NET)