Dalam mengarungi kompetisi 2019, Borneo FC bakal tampil beda ditangan pelatih asal Italia, Fabio Lopez. Sejumlah kebiasaan lama tak akan mereka lakukan, diantaranya seperti memilih datang lebih "telat" ke kota lawan.

Ya, cara baru itu langsung di coba jelang Babak 32 Besar Piala Indonesia 2019, leg pertama. Borneo FC baru berangkat ke markas PS Mojokerto Putra sehari jelang pertandingan. Itupun skuad Pesut Etam memilih menginap di Surabaya.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, pemilik klub Borneo FC Nabil Husien menilai itu sebagai bentuk proteksi pelatih kepada tim agar lebih fokus mempersiapkan diri "Pelatih minta untuk mempersiapkan tim di Samarinda saja. Menurutnya jika berangkat lebih cepat, kita akan membuang-buang waktu, sedangkan pertandingan dan persiapan sangat mepet. Cara ini memang tergolong baru bagi tim, karena biasanya kita berangkat H-2 bahkan H-4," kata Nabil.

Artinya, untuk leg pertama Babak 32 Besar Piala Indonesia 2019 melawan PS Mojokerto Putra, Borneo FC dipastikan tak akan mengambil jatah latihan resmi di Stadion Gadjah Mada. "Iya pelatih mahukan tim latihan pagi tanggal 28 Januari, setelah itu baru terbang ke Surabaya lewat bandar udara APT Pranoto Samarinda, kemungkinan besar cara ini akan terus dilakukan, dengan syarat jarak Samarinda ke kota tujuan bisa ditempuh dengan sekali penerbangan," pungkasnya. (TAN)