Borneo FC kembali memilih melakukan persiapan di kota sendiri ketimbang datang lebih cepat di tempat pertandingan. Pesut Etam memastikan baru berangkat ke Sleman, pada Selasa (19/2) siang atau satu hari sebelum pertandingan, untuk menjalani Leg 2 Babak 16 Besar Piala Indonesia

Kebiasaan datang H-3 yang telah dilakukan beberapa tahun ini dirubah oleh sang pelatih Fabio Lopez. Ini bukan kali pertama Borneo FC berangkat satu hari sebelum pertandingan, sebelumnya pada babak 32 besar melawan PS Mojokerto Putra, hal tersebut telah diberlakukan.

"Benar sesuai permintaan pelatih kami akan berangkat H-1 lagi. Ini dilakukan jika dari Samarinda ke kota tujuan bisa ditempuh dengan satu kali penerbangan," urai Hariansyah, Sekretaris Borneo FC.

Seperti diketahui, Bandar Udara APT Pranoto di Samarinda setiap harinya telah melayani sejumlah penerbangan domestik secara langsung ke sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Makassar dan Surabaya. Termasuk ke Jogjakarta dan Banjarmasin pada Selasa, Kamis dan Sabtu.

"Dengan ini bisa dipastikan juga tim tidak akan mengambil jatah official training sehari sebelum pertandingan di Stadion Maguwoharjo. Jadi sampai di Jogja nanti fokusnya hanya untuk bertanding, karena persiapan dimatangkan di Samarinda," tambahnya.

Borneo FC sendiri hanya perlu memetik hasil imbang untuk memastikan tiket lolos ke babak 8 besar. Karena dipertandingan pertama mampu menang 1-0 di Stadion Segiri. Namun, untuk merealisasikan keinginan tersebut, Pesut Etam harus bekerja keras. Meski berstatus tim promosi, PSS Sleman memiliki catatan bagus ketika bermain di kandang dihadapan pendukung setianya. (TAN)