Borneo FC sukses memetik kemenangan atas PSS Sleman pada leg pertama Babak 16 Besar Piala Indonesia 2019, akhir pekan lalu, namun kemenangan itu menyisakan pekerjaan rumah yang patut diperbaiki sebelum leg kedua digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (20/2) mendatang.

Ya, Pesut Etam memang tampil di bawah perform pada laga tersebut. Anak asuh Fabio Lopez justru terbawa permainan lawan dan kesusahan untuk mengembangkan permainan. Beruntung, pelanggaran keras bek PSS di kotak terlarang, membuat wasit menunjuk titik putih.

Eksekusi penalti yang dilakukan Lerby Eliandri pada menit ke-26 kala itu, mampu bersarang ke gawang lawan. Gol tersebut menjadi gol semata wayang pada laga yang digelar di Stadion Segiri itu.

"Yang terpenting kita fokus untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, setelah kemarin kita raih menang, kita harus tahu bagaimana kita harus bertindak nantinya di kandang mereka demi lolos," urai Fabio Lopez.

Namun, bukan persoalan yang mudah bisa tampil mendominasi di kandang PSS Sleman yang dikenal "berisik". Tapi Fabio percaya bahwa anak asuhnya mampu melewati tekanan tersebut, karena mayoritas pemainnya memiliki mental spartan.

Tak hanya itu, Borneo FC bahkan berusaha membawa PSS Sleman untuk mengikuti cara bermain Pesut Etam. "Kami harus memainkan permainan kami dan mencoba untuk membawa pulang target agar bisa lolos. Kami menghormati lawan karena kami paham bahwa mereka adalah tim yang bagus," pungkas eks pelatih Al Ahli, Arab Saudi itu. (TAN)