Menjalani tur ke Kalsel dan Kalteng sedianya menjadi ujian berat bagi Pusamania Borneo FC (PBFC). Penampilan apik yang mereka coba tunjukkan harus tertutup oleh sejumlah kontroversi yang terjadi pada sepasang pertandingan tersebut.


Pada dua pertandingan yakni saat menghadapi Martapura FC (8/8) dan Kalteng Putra FC (11/8), mereka mendapat tiga kali hukuman penalti, dua saat menghadapi Martapura FC dan satu lagi saat menghadapi Kalteng Putra FC.


"Uniknya", dari tiga penalti tersebut, dua di antaranya terjadi pada waktu tambahan, sekaligus sebagai penentu pembagian poin yang didapat tiap tim pada masing-masing partai. "Brutal sekali tur kali ini karena kami mendapat perlakuan kurang baik dari pengadil lapangan pada dua pertandingan ini," ucap manajer PBFC, Tommy Ermanto.


Meski dihadapkan pada pertandingan demikian, Tommy mengatakan timnya tetap mensyukurui hasil yang mereka dapat pada tur kali ini. Ya, mereka mendapat satu poin setelah berhasil mengimbangi Kalteng Putra FC dengan skor akhir 1-1. "Tentu ini menjadi bahan evaluasi yang bagus buat PT Liga Indonesia untuk memperbaiki wajah dunia sepak bola Indonesia," ucapnya.


Ya, demi menjaga kans untuk tetap tembus ke babak 16 besar Divisi Utama Liga Indonesia 2014 dengan predikat sebagai juara grup, PBFC kembali mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya di kandang, menghadapi Persida Sidoarjo pada 15 Agustus mendatang. "Satu poin yang kami dapat pada pertandingan tersebut sangat berarti demi menjaga keluar sebagai juara grup," pungkas Tommy. (End)