Borneo FC menelan kekalahan telak atas Persija Jakarta 5-0 dalam laga perdana Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3) malam. Hasil ini merupakan kekalahan pertama Borneo FC di tahun 2019 ditangan pelatih asal Italia, Fabio Lopez.

Seusai pertandingan, dihadapan para awak media Fabio Lopez angkat bicara mengenai hasil tersebut. Menurutnya kekalahan itu sangat berlebihan, karena disebutnya pada 25 menit di babak pertama situasinya tidak terlalu buruk. "Saya rasa kualitas Persija memang lebih bagus dan sedikit berbeda dengan tim kami, tetapi intinya bukan lah karena hal tersebut," urainya.

Terlebih pada 15 menit pertama Borneo FC dianggapnya bermain sangat baik, namun ketika kebobolan dua gol dalam selang waktu 6 menit, seperti menghancurkan rencana Borneo FC.

Eks pelatih Al Ahli itu juga menerangkan pemainnya terkejut karena gol pertama Persija berasal dari set piece. "Yang menurut saya seperti gol keberuntungan yang tak disangka, dan ketika mereka berhasil membuat gol pada 15 menit pertama itu kami masih bisa bermain seperti seharusnya," bebernya.

Namun, Fabio Lopez menolak jika permainan anak asuhnya dianggap tak menarik secara menyeluruh. Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menyebutkan sebelum gawangnya kebobolan, Pesut Etam mampu mengimbangi permainan lawan.

"Saya katakan kami kebobolan setelah 15 menit, saat pertandingan dimulai kami tetap kuat, dan di momen ini kami percaya diri bisa bermain dengan baik, namun ketika kebobolan tentu saja kami merasa terkejut," pungkasnya. (TAN/KOK)