Kans Borneo FC untuk terus berkiprah di ajang Piala Presiden 2019 akan ditentukan pada laga malam nanti. (siaran langsung Indosiar pukul 19.00 Wita).

Ya, bertemu PSS Sleman adalah pertaruhan besar, apakah Pesut Etam akan seperti musim lalu di turnamen pra musim yang sama, yakni tersingkir di babak penyisihan grup.

Kekalahan telak lima gol tanpa balas dari Persija Jakarta, jelas menjadi catatan buruk tim yang diarsiteki Fabio Lopez ini. Meski tak menutup peluang lolos, namun hal tersebut membuat banyak pihak pesimistis tim ini akan melangkah jauh.

Terlebih lawan dihadapi adalah tuan rumah Grup D, PSS Sleman. Tim asuhan Seto Nurdiantoro tersebut bernasib serupa dengan Borneo FC, yakni terjengkang di laga dengan skor 0-2 perdana dari tim bertabur bintang, Madura United.

Namun keyakinan harus tetap diapungkan. Fabio Lopez pun percaya para pemainnya akan tampil lebih baik di laga kedua ini. Apalagi di babak 16 Besar Piala Indonesia, Borneo FC berhasil menyingkirkan Sleman.

“Kami mau tampil maksimal di pertandingan kedua ini. Pemain ingin memberikan yang terbaik, karena waktu pertandingan berdekatan dengan hari jadi tim,” terang Fabio kemarin. Borneo FC sendiri hadir di Samarinda pada 7 Maret kemarin, tepatnya pada 2014 silam.

Fabio menegaskan, dirinya sadar suporter sangat menginginkan tim meraih kemenangan. Namun ia melihat turnamen pra musim ini adalah ajang uji coba bagi tim. Jadi tak ada target utama dikejar selain melihat sampai sejauh mana perkembangan tim sampai saat ini.

“Turnamen ini adalah uji coba bagi kami, karena pertandingan sesungguhnya adalah Liga 1. Saya tahu suporter tak mau tahu soal itu. Tapi harus dipahami pula, pemain masuk lapangan bukan untuk kalah dan tak ada satupun pemain yang ingin kalah di setiap pertandingan,” tegas Fabio. (UPI/KOK)