Memastikan tak lolos dari fase grup Piala Presiden 2019, bukan berarti Borneo FC bakal tampil loyo di laga terakhir kontra Madura United (15/3). Justru pertandingan nanti dijadikan momen kebangkitan tim setelah kalah dari PSS Sleman dan Persija Jakarta.

Dua kali menelan kekalahan beruntun, kondisi Borneo FC memang tengah babak belur. Kebobolan tujuh gol tanpa sekalipun membobol gawang lawan menambah derita tim berjuluk Pesut Etam.

Situasi sulit ini bahkan ditegaskan bek sekaligus kapten Borneo FC Diego Michiels, timnya belum siap berlaga di Piala Presiden. Padahal sebelum memulai turnamen, Pesut Etam tampil tak terkalahkan di empat laga Piala Indonesia 2018/2019. "Memang semua patut kecewa dengan hasil yang kami dapat. Jujur tim belum siap dari semua aspek berlaga di Piala Presiden," kata Diego.

Menyisakan satu laga lagi, Diego enggan timnya kembali menyerah. Kemenangan menjadi harga mati untuk mengembalikan martabat tim. "Jelas ini harga diri. Kami tidak mau kalah lagi. Kemenangan harus didapatkan untuk memgembalikan mental tim," jelasnya.

Eks Mitra Kukar ini optimistis timnya bisa bangkit. Dia percaya semua keterpurukan saat ini memiliki solusi terbaik. Salah satunya mendukung penuh taktik serta strategi yang disiapkan pelatih Fabio Lopez.

"Semua harus percaya dengan pelatih. Tinggal bagaimana nanti bermain maksimal di pertandingan. Semoga mendapat hasil terbaik dan mohon dukungan dari masyarakat Samarinda serta Pusamania," pungkasnya. (ABI/KOK)